(16-06-2011, 08:56 AM)codinda31 Wrote:(15-06-2011, 05:10 PM)chupink Wrote: dari hsl skripsi saya bogowonto tu 57% penumpangnya berasal dari k2 (terutama sawung), cuma 19 % aja yang dr k3 (terutama Kutojaya n bengawan) sisanya bus n k1.
ini juga diakuin sama pihak sta JNG diliat dari okupansi sawung sblm n stlh ada bogo.
selama opersiin bgowonto dgn tarif 70rb sbnrnya PT. Kereta Api (Persero) juga merugi, tapi katanya mau gmn lagi cz titipan pemerintah.
ga kebayang tar gmn nasib para penumpang K3 kalau thn 2013 semua K3 dijadiin kayak Bgowonto.
klo saran saya sih sebaiknya K2 aja yang fasilitasnya disamain kayak bgo.
hmm,, kalau boleh tau.. itu dari stasiun jatinegara aja atau dri semua stasiun keberangkatan dari pasar senen-bekasi, atau dari kutoarjo-purwokerto?
saya sebelum ada Bogo memang pengguna setia Sawunggalih, tapi semenjak ada Bogo, lebih nyaman naik ini.. selisih waktu perjalanan dengan Sawunggalih cuma setengah jam, bahkan kadang-kadang lebih cepat dri Sawunggalih.
(15-06-2011, 06:00 PM)Andrew_CN Wrote: wacana dirjen KAI yg diungkap saat off air di SCTV setelah menghadiri acara liputan 6 barometer pasca PLH KA 4 & 116 kan memang berangsur2 K2 bukan akan dikasi ac semua, tapi akan diubah menjadi K3 ac secara bertahap, namun karna proses pembuatan K3 ac ga bisa secepet & segampang itu, jadi realisasinya nggremet, apalagi INKA sebagai tempat produksinya ga cuma menangani pembuatan K3 ac doank tapi diuber juga untuk pembuatan KRDI & KRLI untuk memenuhi kebutuhan komuter di jawa & sumatra, serta jumlah lok yg harus terus ditingkatkan
yupz, saya setuju dengan pendapat mas Andrew.. keberadaan INKA tidak bisa cepat mengerjakan pemesanan kereta pemerintah, banyak faktornya.. salah satunya msih banyak komponen yg harus diimpor, karena blum ada industri pendukung di Indonesia..
riset saya sih di JNG n Kutoarjo mas, klo di JNG cz tu sta pertemuan antara Sawung, Bgo, n Kutojy. Okupansi dr Kutoarjo sih okup sawung malam ga terlalu menunjukkan penurunan yg drastis, mungkin cz jalannya malam mikirnya klo naik bgo dingin. Kutojaya malah ga turun sama sekali okupnya.
ya memang K2 mau daganti Eko AC seperti Bgo, begitupun K3. padahal bgo aja mayoritas penumpangnya mantan pengguna K2. jadi nanti seluruh penumpang K3 dipaksa menggunakan K3 AC dengan tiket non-subsidi seperti Bgo.
btt ah
Bgowonto tu klo dr KTA-PSE seharusnya disusul Taksaka n Dwipangga ga sih? 3 kali saya naik yg pertama disusul taksaka di gombong dan ga disusul dwipangga, yg kedua disusul tkska n dwipangga, yg ke3 ga disusul ke2nya wlp smpt ktmu taksaka di CN.


