Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
American Double Engine Locomotive
#12
@mas tomrys,
Sebenernya kalau mau dibilang 'gagal' juga ndak juga. Karena memang loko2 seperti ini (plus gas turbine), memang muncul disaat transisi, dari loko uap ke diesel. Mempunyai loko diesel jauh lebih mudah dibanding memiliki loko uap. Masalah utama hanya tenaga diesel yang jauh lebih kecil dari uap (Bigboy maksimal pernah mencapai hampir 7000hp).
Mulailah operator2 disana me'utak-atik' si diesel untuk mengatasi masalah tenaga tersebut. Mulai dari penggunaan multiple unit, hingga pengembangan mesin diesel itu sendiri. Untuk loko double engine, yang paling berhasil memang yang dikeluarkan oleh EMD (DD35 or DDA40) apabila dibandingkan dengan teman2nya (U50 dan C855) ya, baik dari segi biaya operasi maupun perawatan.
Yang mematikan loko2 double engine hanyalah WAKTU. DD35 'mati karena muncul DDA40. DDA40X pun 'mati' karena harga minyak dunia yang semakin tinggi. Sehingga arus lalulintas barang menurun, dan cukup hanya menggunakan satu atau dua loko dengan tenaga dibawah 6600hp.

@ mas ch4irul,
DD35 memang dibuat tanpa ada kabin. Seperti saya state diatas, penggunaan multiple unit (beberapa loko dirangkai bersama menarik satu rangkaian) menjadi solusi terbaik untuk mendapatkan tenaga besar. Nah pada saat itu, muncul ide, daripada merangkai 2 loko jadi satu, bisa ndak dibuat satu rangka loko memuat 2 mesin diesel, tanpa kabin. Nanti yang menarik adalah loko yang berkabin (yang di-default untuk menarik DD35 adalah loko SD35). Jadi si DD35 hanya untuk penambah tenaga saja. Setelah itu karena dianggap berhasil oleh UP, maka dibuatlah versi berkabin-nya, yang biasa disebut DD35A.
Reply


Messages In This Thread
RE: American Double Engine Locomotive - by tomrys - 21-05-2011, 09:39 AM
RE: American Double Engine Locomotive - by aditto - 27-05-2011, 02:18 PM
RE: American Double Engine Locomotive - by aditto - 27-05-2011, 03:46 PM

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)