14-05-2011, 10:08 PM
Kalo Sancaka n Muttim masing2 tetep 2 trip maka sebaiknya KA ini dilewatin Tarik-Sidoarjo saja, dg alasan:
+ Penumpang ke SBY cukup dilayani Sancaka n Muttim saja.
+ Biar jarak n waktu tempuh bisa dipersingkat
+ Untuk memanfaatkan jalur Tarik-Sidoarjo yg sudah jadi, biar ada KA reguler yg lewat. Selain itu pernah beberapa kali diberitakan bakal lewat jaur baru ini.
- Konsekuensinya, KA ini harus berjuang dari awal merintis untuk mendapatkan penumpang.
Sedangkan kalau Sancaka n Muttim berkurang jadwalnya, dg kata lain KA ini merupakan peleburan Sancaka n Muttim maka rute n pemberhentianya disamakan saja dg Sancaka n Muttim.
BTW ada yg tau alasan apa saja kenapa KA ini ditunda terus?
Kalo emang petak Kalisat - Kalibaru belum sepenuhnya dibenahi, rutenya sampai Jember aja dulu deh
+ Penumpang ke SBY cukup dilayani Sancaka n Muttim saja.
+ Biar jarak n waktu tempuh bisa dipersingkat
+ Untuk memanfaatkan jalur Tarik-Sidoarjo yg sudah jadi, biar ada KA reguler yg lewat. Selain itu pernah beberapa kali diberitakan bakal lewat jaur baru ini.
- Konsekuensinya, KA ini harus berjuang dari awal merintis untuk mendapatkan penumpang.
Sedangkan kalau Sancaka n Muttim berkurang jadwalnya, dg kata lain KA ini merupakan peleburan Sancaka n Muttim maka rute n pemberhentianya disamakan saja dg Sancaka n Muttim.
BTW ada yg tau alasan apa saja kenapa KA ini ditunda terus?
Kalo emang petak Kalisat - Kalibaru belum sepenuhnya dibenahi, rutenya sampai Jember aja dulu deh

