11-05-2011, 01:34 PM
Quote:Argo Lawu Berbalut Batik
Wednesday, 11 May 2011
Para pekerja melakukan finishing motif batik pada Kereta Makan (KM) Argo Lawu di Kompleks Stasiun Tugu Yogyakarta, kemarin. Motif yang dipilih adalah Langlang Jagad. Rencananya, KA ini akan diluncurkan minggu depan.
YOGYAKARTA - Mengubah warna pada kereta api (KA) dulu merupakan hal tabu.Tapi sekarang sudah tidak lagi.
PT KA (Persero) Daerah Operasional (Daop) 6 Yogyakarta mendesain warna kereta makan (KM) pada KA Argolawu dengan batik bermotif Langlang Jagad. Rencananya, kereta ini diluncurkan pekan depan.KA Argolawu adalah kereta kelas eksekutif dengan rute Solo- Yogyakarta-Jakarta. PimpinanproyekdariPTReska Multi Usaha PT KA (Persero) Guruh Arditama mengatakan, selain KM Argolawu, pihaknya juga membatik KM pada KA Argo Jati jurusan Cirebon-Jakarta. KM Argo Jati bermotif Singo Barong. “Batik menggunakan teknik stiker printing yang dilaminasi dengan liquid couting,†katanya di Kompleks Stasiun Tugu Yogyakarta, kemarin.
Menurut dia, motif batik disesuaikan dengan rute KA yang bersangkutan.Untuk KA Argolawu, bagian dalam juga akan dibatik dengan motif kawung yang merupakan batik khas Yogyakarta. Setiap motif batik mempunyai nilai filosofinya masing masing. Tidak butuh waktu lama untuk mendesain batik tersebut. “Pengerjaan batik pada gerbong KM hanya butuh waktu 6 jam,sedangkan membatik bagian dalam kereta hanya 5 jam,â€Âungkapnya. Sekretaris Umum Forum Komunikasi Budaya Indonesia- Internasional (FKBII) ini menambahkan, KA batik tersebut rencananya diluncurkan pada 18 Mei mendatang.
Sejumlah menteri direncanakan hadir pada peresmian ini,antara lain Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik,Menteri Perhubungan Freddy Numberi, dan Menteri BUMN Mustafa Abubakar. Humas Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan, dalam setiap pintu masuk KM tersebut terdapat gambar gapura atau pilar.Makna tersebut menggambarkan tentang empat pilar yang harus dimiliki PT KA (Persero),yakni keselamatan, ketepatan waktu, pelayanan dan keamanan. “Pilar tersebut sebagai komitmen kami kepada konsumen,â€Âtegasnya. Menurut Eko,langkah mendesain dengan motif batik ini juga sebagai upaya melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia yang sudah diakui oleh dunia atau UNESCO.
Dia berharap, dengan motif batik pada KM Argo Lawu maupun Argo Jati tersebut semakin mengokohkan batik sebagai milik bangsa Indonesia. Eko mengatakan,ada wacana motif batik tidak hanya pada KM,tetapi juga kereta penumpang lainnya.“Ini sebagai langkah awal, jika respons masyarakat bagus, tidak menutup kemungkinan satu rangkaian kereta akan didesain dengan motif batik,â€Âjelasnya. ïŸridwan anshori


![[Image: 20110511jtg.jpg]](http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/images/stories/food/20110511jtg.jpg)
![[Image: mw3c5v.jpg]](http://i42.tinypic.com/mw3c5v.jpg)