10-05-2011, 02:09 PM
(20-04-2011, 03:15 PM)Seruni Wrote: Jalur ganda secara parsial, skr lagi pengerjaan jalur ganda antara balambangan umpu- negeri agung-tulung buyut way kanan lampung, dan jalur antara prabumulih X6-penimur-niru dan akan dilanjutkan sampai niru tanjung enim.
- selain jalur ganada juga di perbanyak stasiun dengan emplasent panjang (long siding) yg panjangnya bs mencapai 3 km lebih.
sumber:
http://www.lkpp.go.id/v2/berita-detail.p...6702776323
PT Kereta Api Indonesia Bangun Rel Ganda Angkut Batu Bara
26 April 2011 13:46
Jakarta, - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memacu pembangunan jalur rel ganda untuk mendukung produksi batu bara PT Bukit Asam Tbk dari tambang di Tanjung Enim, Sumatera Selatan.
â€ÂUntuk tahap pertama, kami bangun 20 kilometer rel dari Stasiun X6 di Prabumulih hingga Stasiun Niru. Kami berharap rel ganda tahap pertama selesai pada November 2011,†kata Kepala Divre Sumatera Selatan PT Kereta Api Indonesia, Budi Noviantoro, Senin (25/4) saat dihubungi di Palembang.
Tahap berikutnya, sepanjang 20 kilometer, sedang menunggu detail desain. â€ÂTahun ini juga akan dilelang supaya awal tahun depan dapat selesai. Jadi, total 40 kilometer dibangun tahun ini,†ujar Budi Noviantoro.
Direktur Komersial PT Kereta Api Indonesia, Sulistyo Wimbo Hardjito sebelumnya mengatakan, PT Kereta Api Indonesia akan membangun sendiri prasarana rel ganda di Sumatera Selatan meski pembangunan prasarana sebenarnya ada di tangan pemerintah.
Pemenang tender jalur rel ganda ini adalah BUMN, PT Wijaya Karya dan Hutama Karya.
Dengan jalur rel yang ada (jalur tunggal), pada tahun 2010 hanya bisa diangkut sekitar 13 juta ton batu bara. Tahun 2014, setelah jalur rel ganda siap, diproyeksikan dapat diangkut 22,7 juta ton batu bara.
Dalam data PT Kereta Api Indonesia tergambar rencana aksi untuk meningkatkan kapasitas angkutan batu bara Sumatera Selatan tahun 2010-2013. Rencana ini antara lain pembelian 44 lokomotif tambahan senilai Rp 1,4 triliun. PT Kereta Api Indonesia juga akan membeli 1200 gerbong batu bara senilai Rp 720 miliar.
â€ÂGerbong batu bara akan dibuat di China, sedangkan pemesanan lokomotif ditunda sesuai permintaan Kementerian Perhubungan, yakni spesifikasi lokomotif harus kabin ganda,†kata Budi Noviantoro. Namun, enam lokomotif yang dipesan dengan anggaran internal tahun 2009 akan tiba September 2011.
Peneliti perkeretaapian dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Taufik Hidayat, mengingatkan supaya kecepatan pemuatan batu bara ke dalam gerbong juga ditingkatkan. â€ÂJadi, rel dibuat ganda, persinyalan ditingkatkan, begitu pula train loading system,†ujarnya.
Menurut Taufik, kekuatan jembatan KA juga perlu ditambah supaya lebih banyak beban diangkut dalam satu gerbong.
Taufik mengingatkan, PT Kereta Api Indonesia dan PT Bukit Asam saling membutuhkan. Karena itu, kedua BUMN ini dapat bahu-membahu menginvestasikan kebutuhan infrastrukturnya. (RYO)
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.

