06-05-2011, 02:02 PM
(06-05-2011, 01:56 PM)bonbon Wrote:(06-05-2011, 01:41 PM)see_204XX Wrote:(06-05-2011, 01:30 PM)bonbon Wrote: sampai kapan neh kebijakan, apa nggak ada solusi penggantinya ?
Dengan ....
- peningkatan SDM ?
- penambahan atau peningkatan perlengkapan prasarana dan sarana (upgrade teknologi terkini)?
- peningkatan kesejahteraan operator lapangan ?
- perlindungan hukum maksimal opertor lapangan ?
- pertanggungjawaban atasan ?
Jangan sampai solusi "sementara" aling-aling ini jadi berkelanjutan selamanya....
Nunggu sampe arti TOP21 dilaksanakan dgn sebenar2nya, Om...
dirubah jadi TOP22 dong gan
Takutnya setelah kebijakan aling2 ini nanti ditiadakan, yg ada masyarakat pengguna KA yg sudah terlanjur "terprovokasi" aling-aling, bisa protes, alergi, terparah membatalkan perjalanan (akibat was-was) kalo dpt tiket tempat duduk gerbong terdepan atau gerbong paling belakang
Setuju sekali Mas, kalau kelamaan diberlakukannya kebijakan gerbong aling-aling ini saya yakin stigma "kereta paling belakang dan paling depan adalah gerbong maut dan tidak aman" akan tertanam di benak masyarakat, dan saya yakin sekarang pun sebagian masyarakat sudah menganggapnya demikian. Berarti ini kan membunuh perkeretaapian Indonesia secara perlahan-lahan, berarti kalau secara logika yang membunuh secara perlahan-lahan KA adalah para pembuat kebijakan KA itu sendiri...
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby


