14-04-2011, 10:19 AM
(14-04-2011, 10:06 AM)bonbon Wrote: konsumen KA cmn nge lihat eksterior sebentar saja, trus langsung masuk nikmatin hawa dingin sepanjang perjalanan, paling2 kalo pas lagi silangan, itu jg sebentar dan saking cepetnya nggak kebaca...
Beryukurlah mereka menambah pemasukan dengan hal2 seperti itu(iklan di eksterior), coba kalo menambah pemasukan dengan menaikan tarifnya, pasti pada teriak ...
Malah, sekalian aje Lokonya, 70% body samping kanan kiri yah, itung2 buat nambah2 perawatan loko, kan nggak mungkin RF buka pundi amal demi eksistensi KA di Indonesia..
Yang penting HALAL dan BAROKAH
yang diincar bukan penumpang yang naek KA tsb mas, tapi setiap masyarakat yang liat di PJL atau mereka yang menunggu KA lain dan KA ini stand by di Sta tsb.
yang ada sekarang iklan komersil sudah ada di sarungnya kursi, kalo memang mau buat iklan komersial, bekerja sama saja dengan memberikan voucher atau mercahndise untuk para penumpang dimulailah dari KA exe.
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN


