17-03-2011, 08:41 AM
tanggal 10 maret 2011 kemarin, saya naik KA 4. berangkat GMR tepat waktu jam 21.30 nyampe SBI sekitar jam 8.30 pagi.
gerbong yang saya naiki (gerbong 4):
- kursi terlihat usang dan sebagian sudah rusak (footrest, tombol reclining, tuas pembalik)
- selain lampu standar yang tersembunyi di panel langit2, juga terdapat lampu LED yang sangat terang di tengah2, bikin silau dan susah tidur
- pintu sudah rusak parah, tidak ada gagang pintu dan sangat berisik ketika kereta berbelok
- panel bagasi atas bergetar hebat ketika kereta berjalan cepat, sepertinya baut-bautnya sebagian sudah kendur
- AC sangat dingin sekali
- TV terlihat sangat usang dan hanya 1 yang berfungsi
Dan saya pun "beruntung" lagi, ketika balik ke Jakarta naik KA 33 Bima tanggal 13 maret 2011 kemarin, ternyata kereta membawa rangkaian yang sama dan saya pun dapat gerbong yang sama dengan nomor kursi hanya selisih 2 nomor (di ABA dapat nomor 13B, di Bima dapat nomor 11A), fiuuhhh.
gerbong yang saya naiki (gerbong 4):
- kursi terlihat usang dan sebagian sudah rusak (footrest, tombol reclining, tuas pembalik)
- selain lampu standar yang tersembunyi di panel langit2, juga terdapat lampu LED yang sangat terang di tengah2, bikin silau dan susah tidur
- pintu sudah rusak parah, tidak ada gagang pintu dan sangat berisik ketika kereta berbelok
- panel bagasi atas bergetar hebat ketika kereta berjalan cepat, sepertinya baut-bautnya sebagian sudah kendur
- AC sangat dingin sekali
- TV terlihat sangat usang dan hanya 1 yang berfungsi
Dan saya pun "beruntung" lagi, ketika balik ke Jakarta naik KA 33 Bima tanggal 13 maret 2011 kemarin, ternyata kereta membawa rangkaian yang sama dan saya pun dapat gerbong yang sama dengan nomor kursi hanya selisih 2 nomor (di ABA dapat nomor 13B, di Bima dapat nomor 11A), fiuuhhh.
KA Sumber Kentjono

