25-02-2011, 04:46 PM
(22-02-2011, 08:51 AM)sochdi Wrote:(20-02-2011, 07:39 AM)dtRAiNeR Wrote: Selain itu, kalo dikasih warna yang berbeda berarti kalo dipinjamkan nanti jadi belang-belang donk rangkaiannya...
Paling kalo mau ya kita kembali ke zaman Argo dulu, walau stripping sama putih abu tapi ada tulisan nama KA-nya. Saya rasa sih dengan adanya tulisan itu sudah cukup mempermudah pengenalan kereta apa itu.
Sekarang juga sih sudah diterapkan pada beberapa kereta (misal Argo Anggrek yang K1 boogie K9, Argo Jati New Image, dan beberapa K1 Argo Parahyangan dan K1 Malabar - strip Eksis), tinggal diterapkan juga pada beberapa kereta lain...
Bagaimana?
nah, bisa jadi kan biar yg dibold itu dihilangkan...
budaya pinjam-meminjam rangkaian...
harusnya tiap rangkaian punya cadangan misal 2-3 gerbong untuk jaga2.
kecuali kalo pas ada PLH (moga2 ga ada) yang bener2 merusak semua rangkaian kereta tersebut, barulah meminjam rangkaian kereta lain...
keliatan banget kan kurang modalnya ptkai, pinjam-meminjam terus...
setuju, budaya seperti itu sebenernya bisa saja dihilangkan jika mempunyai program perawatan yg rutin, dan cadangan yang mumpuni... lagian usul ini juga biar satu ma daerah yg lain biar saling kenal kebudayaan nya...
Hmm.. anak-anak ku pun sudah mulai menyukai kereta nampaknya


