(05-07-2009, 10:41 PM)patric Wrote: salam kenal....aq samsul,skrg magang d PT.INKA madiun...posisi di quality control electric...saya pengen ajak anak2tuk desain kereta auto pilot...saya dapat sponsor n dukungan dr kadiv PT.INKA...yang merasa tertantang bisa email saya d pandu_capi@yahoo.com
autopilotnya seperti pesawat atau seperti Cruise Control di mobil nih?
kalo seperti di pesawat perlu nambah track circuit di lok untuk mengetahui posisi kereta lainnya.
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
(21-02-2011, 10:23 PM)DVano Wrote: revisi untuk protocol DCC standard NRMA.
aslinya seperti ini
panjang data tiap sub-packet panjangnya 8-bit dengan 1 start bit di awal, dan 1 stop/end-bit di akhir packet data. Saat Controller DCC tidak mengirimkan data maka packet data berisi logic "1" semua (Preamble). fungsinya untuk membedakan antara packet data dan bukan.
Pengiriman data menggunakan Time domain dengan modulasi frekuensi(bukan Amplitude Modulated seperti DC analog) dimana 1 periode untuk logic "1" (High) adalah 58 microsecon dan 1 periodic untuk logic "0" (low) adalah 100 microsecon. lebih jelasnya bisa dilihat di gambar berikut :
Satu lagi.. sinyalnya adalah bipolar ( "+" dan "-"), bukan "+" dan "gnd"
Semoga berguna...
satu paket data satu perintah tanpa alamat lok, atau sebenarnya dalam paket data itu sudah ada alamat lok yg akan di perintah beserta jenis perintahnya?


tuk desain kereta auto pilot...saya dapat sponsor n dukungan dr kadiv PT.INKA...yang merasa tertantang bisa email saya d pandu_capi@yahoo.com![[Image: th_DCCprotocolscopy.jpg]](http://i1183.photobucket.com/albums/x477/dvano/th_DCCprotocolscopy.jpg)
![[Image: th_dcc4.png]](http://i1183.photobucket.com/albums/x477/dvano/th_dcc4.png)
