16-02-2011, 02:35 AM
Y
Terus bagaimana kalau R-nya konslet karena masuknya benda asing ke dalam box R mis. Kaleng minuman, resistanya kan jadi kecil arus yang ditarik jadi besar pula. Wah apa gak bahaya kalau ngebut mendadak?
Tapi downside krl ini pendapatan dari penjualan tiket (Eko Panas) gak sebanding sama tagihan listrik ke PLN
(14-02-2011, 11:50 PM)nikmuracell Wrote:(31-01-2011, 09:13 AM)Charles Wrote: Sistem kelistrikan KRL terdiri dari 3 jenis, yaitu:simple ya tapi kalo R nya jebol resistantnya naik, berarti tegangan masuk gak lancar berpengaruh ke speed dong.... bener2 simple banget ngandalin R siplah moga Gak sering error aja di catu dayanya untuk dorong R yg jebol spy kereta mau jalan
1. Rheostatik
[spoiler=Sistem rheostatik menggunakan menggunakan komponen resistor dan switch untuk mengatur kecepatan kereta api saat beroperasi, di mana besarnya hambatan/resistor yang digunakan bervariasi sesuai dengan kebutuhan dan toleransi maksimum dari rangkaian yang menggunakannya. Dalam hal ini, besarnya kecepatan rangkaian KA diatur dengan mengubah posisi switch yang diparalel dengan resistor untuk menambah besarnya tegangan pada motor traksi.]
[/spoiler]
Kelebihannya, sistem ini menggunakan komponen yang sederhana dengan mengabaikan faktor fluktuasi arus dan mudah untuk diperbaiki, sementara kekurangannya adalah kebutuhan daya yang lebih besar dibandingkan dua sistem yang lainnya.
Terus bagaimana kalau R-nya konslet karena masuknya benda asing ke dalam box R mis. Kaleng minuman, resistanya kan jadi kecil arus yang ditarik jadi besar pula. Wah apa gak bahaya kalau ngebut mendadak?

Tapi downside krl ini pendapatan dari penjualan tiket (Eko Panas) gak sebanding sama tagihan listrik ke PLN
Berharap Rangkas Jaya ditarik lokomotif listrik..


[/spoiler]