12-02-2011, 12:31 AM
(This post was last modified: 12-02-2011, 12:39 AM by alin_masuk sepur 5.)
(11-02-2011, 01:00 PM)Shiro_MaJa Wrote: PWS-Wonogiri emang salah satu jelur ekstrim di Indonesia nieh. Pjl ga ada palang,lewat depan Mall,Ki-Ka jalan raya..Manthab.
jalurnya sekarang dah gak ekstrem lagi soalnya relnya udah dganti sih.. kalo dulu jaman naik punakawan kan gojlak2 ka nya..

blas gak ada palang, tapi ada yg jaga.. d rel bengkong tentunya...

lewat SGM.. dsb.. samping kiri jalan besar, samping kanan pedestrian dan uniknya lagi nglewatin pos polisi...

![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
(11-02-2011, 11:18 AM)wahyuadi Wrote: masih koq. tenang aja. itu kereta masih rutin. kl menurut aku sih dari segi ekonomisnya tidak menguntungkan, tp mungkin dioprasionalkannya kereta ini karena setiap harinya masih ada penumpang dari wonogiri dan dari stasiun sepanjang perjalanan dan juga untuk melestarikan sejarah. dulu sepanjang Jl. Slamet Riyadi rel masih belum diaspal. tp mulai tahun (lupa tahunnya) saya masih di situ, relnya diaspal. info lain: sekarang ada koq kereta wisata jaladara menggunakan lokomotif uap dan gerbong model lama kabarnya didatangkan langsung dari Ambarawa. cuma jadwal perjalanannya gak pasti tergantung jumlah penumpang dan pendapatan untuk menutup biaya operasional. sodara-sodara semua, kl ada yang mau koreksi atau menambahkan saya persilahkan.
dulu waktu saya SMP(tahun 2002) relnya masih ada rumput2nya.. terkesan tdk terawat,, untungnya ketika itu pemkot solo sadar bahwa kurang rapi makanya diaspal.. dan sekarang malah dikasih marka khusus berwarna orange...
At last,,, Menanti dioperasikannya DT Purwokerto-Kroya 


