27-01-2011, 12:32 PM
Kemarin lusa aku sebangku dg turis bule cowok. Sayangnya aku gak bercakap2 dg dia meski bahasa Inggris aku cuma sedikit2 aja bisa. Tampak sekali meski lagi dgr musik dg IPod-nya jelih sekali lihat pemandangan obyek petak rel Plered - Padalarang. Sayangnya harusnya ku juga jelasin kalau ini jembatan Cisomang, itu terowongan Sasaksaat, dll. Tapi apa dikata, nasi dah jadi bubur... Aku skr dah di rumah lagi.
Tampaknya OK juga kalau dipasang kamera buat mrk yg haus akan panorama. Turis asing terutama bule nampaknya selalu haus akan panorama alam yang indah dg habitat hijaunya persawahan dan pegunungan yang terbentang luas. Tapi ada kala lebih baiknya lagi kamera CCTV itu dipasang di lokomoitf yangmenarik Argo Bromo Anggrek. Sebab ABA belakangan ini selalu imagenya terhubung dg musibah. ABA alias Argo Bencana Alam kalo diplesetin itu cocok kalau rekamannya itu jadi bukti akurat segimana 'payahnya' para masinis (tanda kutip yah...) dalam melajukan lokomotifdnya dan juga para petugas PJL yang mengemban tugas menyetop arus kendaraan bermotor dan sebagian para pejalan kaki.
Tampaknya OK juga kalau dipasang kamera buat mrk yg haus akan panorama. Turis asing terutama bule nampaknya selalu haus akan panorama alam yang indah dg habitat hijaunya persawahan dan pegunungan yang terbentang luas. Tapi ada kala lebih baiknya lagi kamera CCTV itu dipasang di lokomoitf yangmenarik Argo Bromo Anggrek. Sebab ABA belakangan ini selalu imagenya terhubung dg musibah. ABA alias Argo Bencana Alam kalo diplesetin itu cocok kalau rekamannya itu jadi bukti akurat segimana 'payahnya' para masinis (tanda kutip yah...) dalam melajukan lokomotifdnya dan juga para petugas PJL yang mengemban tugas menyetop arus kendaraan bermotor dan sebagian para pejalan kaki.

