:tukang gebet: proyek MRT tahap I akan dibangun di atas median jalan dan underground (membuat terowongan). Pembangunan MRT di atas median jalan dilakukan mulai dari ruas Lebak Bulus-Senayan (9,85 km). Sedangkan MRT yang dibangun menembus tanah (underground) dimulai dari Senayan ke Dukuh Atas (4,45 km).Untuk mengangkut penumpang pengguna MRT, Dephub berencana membangun sembilan stasiun yang terletak di atas tanah dan tiga stasiun bawah tanah. Lokasi sembilan stasiun "layang" itu ada di Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, Sisingamangaraja, Senayan, dan Istora.
Sedangkan tiga stasiun bawah tanah berlokasi di Bendungan Hilir, Setiabudi, dan Dukuh Atas. Depot sebagai tempat mangkal kereta nantinya akan dibangun di Terminal Lebak Bulus.
Sebagian besar pembangunan MRT dilakukan di atas tanah (elevated). Pembangunan ini dilakukan untuk menghemat pembebasan lahan. Pembebasan lahan untuk proyek MRT tahap I diperkirakan 0,65 hektar. Pembebasan lahan antara lain digunakan untuk stasiun dan jalan masuk.
MRT yang dibangun di Jakarta rencananya akan terintegrasi dengan moda angkutan lain, seperti monorel, busway, dan kereta api Jabotabek. MRT dan monorel direncanakan terintegrasi di Senayan, Setiabudi, dan Dukuh Atas. Sedangkan MRT tahap II (Dukuh Atas- Kampung Bandan) akan terintegrasi dengan busway koridor II (Pulo Gadung-Harmoni).
MRT juga akan terintegrasi dengan kereta api Jabotabek di Dukuh Atas. Sedangkan di daerah Fatmawati dan Semanggi, MRT akan terintegrasi dengan jalan tol. MRT juga akan terintegrasi dengan bus dan angkutan kota di Terminal Blok M dan Lebak Bulus.
![[Image: overstappen.png]](https://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
ada yang tahu bentuk keretanya kaya gimana?
twitter : @zulfahmiID
