18-01-2011, 05:10 PM
(11-01-2011, 11:17 AM)bagus70 Wrote: Saya sendiri kok belakangan tiba-tiba jadi nggak semangat untuk menanggapi perubahan nomor ini.....
Apalagi sekarang momentumnya lagi pada ribut membahas fluktuasi tarif KA ekonomi, saya rasa usaha kita menggalang dukungan tidak akan mendapat reaksi...
mas bagus70, saya pikir hanya sedikit yang tertarik untuk membantu PT KA dalam menghadapi masalah sistem penomoran baru lokomotif buatan Ditjen Perkeretaapian ini.
memang bila kita mau membantu PT KA untuk kembali menggunakan sistem penomoran lokomotif yang lama, perlu tindakan nyata. railfans harus berani dan kompak bersuara ke Ditjen Perkeretaapian tentang akar masalah utama akibat dipaksakannya sistem penomoran baru lokomotif yang justru nanti akan mempersulit operasional kereta api itu sendiri. kalo hanya sedikit orang yang mengkritik dalam tataran cover (hanya bersuara di forum ini) saja ditambah mungkin hanya sedikit orang Ditjen Perkeretaapian yang mengakses forum ini maka kritik puluhan tahun saja tidak akan mengembalikan ke sistem penomoran lokomotif yang lama karena masalah kereta api ini sudah menjadi stigma sosial-politik.
Ada banyak alasan kenapa tidak semua railfans (dan group komunitas-nya) mau menyambut/menyelenggarakan pengumpulan tanda tangan untuk menolak penerapan sistem penomoran baru lokomotif. Saya mulai sadar ternyata tidak semua railfans (dan group komunitas-nya) disini memiliki ketertarikan untuk menerima tawaran tersebut, mungkin saja karena tidak juga punya waktu luang, atau memiliki prioritas ketertarikan yang lain.
Saya di sini --kebetulan-- 'hanya sebatas' pengguna jasa KRL. Tidak lebih. Saya Bukan pecinta kereta, hobbyist kereta, railfans atau edan spoor seperti sebagian besar member di forum ini. Saya hanya tahu beli karcis, mematuhi peraturan dan naik KRL dengan baik saja. Namun demikian, saya pun tidak rela apabila PT KA yang telah menunaikan kewajibannya dalam mengoperasionalkan jasa kereta api untuk masyarakat, tetap dizalimi oleh Ditjen Perkeretaapian secara semena-mena khususnya mengenai penerapan sistem penomoran baru lokomotif ini. apabila ada group komunitas railfans yang mau menyelenggarakan pengumpulan tanda tangan untuk menolak penerapan sistem penomoran baru lokomotif, saya siap membantu membubuhkan tanda tangan saya.
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.

