15-01-2011, 02:19 PM
masukangin Wrote:saya kurang suka sama salah satu gerbong k2 cireks. dimana spasi antar jendela menurut saya terlalu "over"
kasihan penumpang yang dapat tempat duduk di antara jendela2 tersebut
pasti ada yang tau kan gerbong yang saya maksud.
Yang dimaksud mungkin seri K2 787 xx atau K2 785 xxGerbong ini pada awalnya memang dioperasikan untuk KA Senja Utama Solo , Senja Utama Semarang dan sebagian untuk memperkuat KA Parahyangan saat jaman keemasannya.
Setelah KA Parahyangan mendapat alokasi gerbong baru seri K2 865 xx dari INKA maka K2 785 ini dihibahkan ke Daop 3 Cn untuk memperkuat KA Cirex.
Konfigurasi jendelanya memang cuma 7 / 8 jendela . berbeda dengan K2 yang lain yang jumlahnya ada 10 - 11 jendela.
Saat awal kedatangan sebagian lay out seatnya berhadap-hadapan.
kalau nggak salah K2 ini adalah buatan Yugoslavia.
demikian sekilas info.
Setelah KA Parahyangan mendapat alokasi gerbong baru seri K2 865 xx dari INKA maka K2 785 ini dihibahkan ke Daop 3 Cn untuk memperkuat KA Cirex.
Konfigurasi jendelanya memang cuma 7 / 8 jendela . berbeda dengan K2 yang lain yang jumlahnya ada 10 - 11 jendela.
Saat awal kedatangan sebagian lay out seatnya berhadap-hadapan.
kalau nggak salah K2 ini adalah buatan Yugoslavia.
demikian sekilas info.
