11-01-2011, 05:44 PM
memang panas yang dihasilkan batu bara jauh lebih panas di banding pake kayu bakar...namun karena teknologi lok B25 yang lebih tua di banding E10 ( generasi II datang tahun 60an) jadi ya mengharuskan memakai kayu bakar...kalo mau merubah menjadi batu bara sulit prosesnya namun memang ada beberapa jenis lokomotif yang bisa memakai dua bahan bakar yakni batu bara dan kayu..contoh tersebut adalah E10 namun untuk loko B25 memang mengharuskan memakai kayu bakar..
kalo kayu bakar kan tidak terlalu panas dan ketel yang berada di B25 memang tidak dirancang untuk menahan panas yang berlebih...biasanya loko yang memakai bahan bakar kayu ketelnya dirancang untuk temperature yang tidak terlalu over...
dan juga loko B25 bukan untuk lokomotif jarak jauh jadi katanya loko seperti ini lebih cocok untuk jarak pendek...bandingkan dengan E10 yang harus dinasan batu bara yang terkenal berat..maka dari itu E10 memakai batu bara
CMIIW
kalo kayu bakar kan tidak terlalu panas dan ketel yang berada di B25 memang tidak dirancang untuk menahan panas yang berlebih...biasanya loko yang memakai bahan bakar kayu ketelnya dirancang untuk temperature yang tidak terlalu over...
dan juga loko B25 bukan untuk lokomotif jarak jauh jadi katanya loko seperti ini lebih cocok untuk jarak pendek...bandingkan dengan E10 yang harus dinasan batu bara yang terkenal berat..maka dari itu E10 memakai batu bara
CMIIW

