24-12-2010, 03:05 PM
Melihat postingan bro van Baso, kalo mau di aktifkan kembali jalurnya, bakal nelen banyak biaya, bisa kena prinsip bangun tol dengan pembebasan tanah, dll. Mungkin bisa di alokasikan ke pengaktifan jalur (mati) lainnya. Tapi tanahnya (masih) atas nama PT.KAI? Dilihat dari 24 stasiun yang hilang, cukup banyak juga yah kehilangannya. Tapi dari fotonya udah rata sama tanah, agaknya emang gak mungkin lagi.
RF andhykandrian, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
