23-12-2010, 06:04 PM
omaniax Wrote:21-Dec-2010, 07:02 PM
(21-Dec-2010 05:14 PM)BAMBANG EKO Wrote: [ -> ]
Warteg Wrote:21-Dec-2010, 11:34 AM
(Kemarin 10:49 PM)omaniax Wrote: [ -> ]
(Kemarin 06:11 PM)BAMBANG EKO Wrote: [ -> ]
Warteg Wrote:ah,, pakdhe bisa aja..........New_xiexie
ini KA Barang 2206F yang mau ke Gedebage,,,,
Ciri fiknya mudah dikenali karena kereta ini menggunakan gerbong berbasis PKPKW (yang bentuk gerbongnya rendah di bagian tengah,,, liat pict), beda dengan KA Barang lintas utara (JAKG-SBI / SAO-KLM) yang menggunakan gerbong berbasis PPCW.....
Ini dikarenakan kalo pake PKPKW bisa untuk meminimalisir tersenggolnya siku sudut kontainer mengenai mulut terowongan atau tiang pancang yang banyak terdapat dilintasan CKP-BD misalnya di Sasaksaat,maswati dll,,,
Kalo KA Barang yang melintas utara sih bebas menggunakan gerbong PPCW karena dilintas utara tidak ada terowongan atau tiang pancang yang merintangi jalan kontainer,,,,,
Hmm....
PKPKW .
Gerbong terbuka dengan lantai lekuk bergandar 6 memakai boggie , dilengkapi kunci-kunci untuk Peti Kemas dengan rem udara tekan. mampu membawa beban seberat 45.000 kg
mungkin penampakannya yg seperti pic di bawah ini ini juga ya Mas warteg
kang, di tengah2 itu gerbong kabus ya??
bisa nyasar kesituNew_heran
Betul...........!!
gerbong PKPKW sangat kokoh, kalo di Amrik sono petikemasnya bisa ditumpuk2 rangkap dua (double sheet) lho.....
itu benar Kontainer Kabus ukuran 20 feet. itu berada disitu mungkin itu KA barangnya lagi pas TG (Tarik Gandeng) maksudnya 2 perjalanan KA Barang dirangkai menjadi satu (sepertinya itu KA Barang 2204 diTG sama KA Barang 2206F) dirangkai jadi satu,,,
Mas Warteg memang benar
Buktinya ada dua Kabus yang di bawa
maaf kang nanya lagi..
saya baru nyadar kayanya yang di kabus sama belakangnya itu ga pake PKPKW ya??New_bingung
Benar.
Yang di belakang kabus memang bukan PKPKW tetapi PPCW
sundu llagi
masih seputar PKPKW

