21-12-2010, 05:40 PM
(This post was last modified: 22-12-2010, 01:58 AM by Krusty Krupp.)
(21-12-2010, 01:45 PM)m_ilhami Wrote: aduh aduh kok tidak ditempat yang semestinya.
Kalau anda percaya dengan terapi listrik, silakan bikin sendiri pake aki atau beli adaptor.
Jangan di rel dong, bahaya
Wah mas Ilhami saya sendiri sih lebih seneng ke tempat terapi listrik di dekat rumah saya walau pun rada mahal tapi aman dan terjamin khasiatnya dari pada di rel KA. lagian kegiatan kayak gitu kan melanggar Undang-Undang No. 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian pasal 181 (sok elit mode: ON
)mungkin para warga yang saya maksud Maaf...golongan menengah kebawah. jadi memanfaatkan rel KA buat terapi pengobatan gratisan
Yah sukur2 bisa ketularan virus RF kayak saya...
Berharap Rangkas Jaya ditarik lokomotif listrik..
