13-12-2010, 12:40 PM
Warteg Wrote:12-Dec-2010, 04:04 PM
(11-Dec-2010 11:34 PM)Agung Wrote: [ -> ]
(11-Dec-2010 07:49 AM)BAMBANG EKO Wrote: [ -> ]Gimana ya , Kalau KA Gajayana Gambir - Malang perjalanannya di alihkan dari jalur selatan GMR - Cn - Pwt = KTA - YK - Slo - Mn - ML menjadi lewat jalur utara GMR - CN - SM - Slo - MN - ML
Pertimbangannya sbb :
> memperpendek jarak tempuh sekitar 30 s/d 40 Km
> mengurangi tingkat kepadatan yang ada di jalur selatan
> memaksimalkan aktivitas di Petak Brumbung - Kedungjati - Gundih s/d Solo Jebres
> memperingan kerja lokomotip karena tidak harus mendaki tanjakan Prupuk - Bumiayu - Purwokerto
> megurangi waktu edar rangkaian karena menurunnya waktu tempuh sehingga memperbanyak waktu perawatan rangkaian
> meningkatkan okupansi KA Taksaka , Bima , dan Argolawu
Btw penumpang Purwokerto - Yogya dan Solo sudah dapat diantisipasi dengan KA Argolawu , Bima dan Taksaka
Maaf jika nggak tepat , namanya juga usul.
waduhh......maaf neh pak kalo agak menyanggah.....
kalo dilewatkan jalur situ.....si gajayana bakal jadi bulan2an di jalur utara, soalnya hrs bersilangan dengan banyak KA dari arah barat.......
maksud hati pengen mempersingkat waktu malah bakal jadi sebaliknya.....
tapi entahlah kalo PT KA emg berniat begitu.....toh semua keputusan ada di PT KA selaku operator.....
sepertinya kalo lewat lintas utara Stasiun pemberhentiannya nanti malah tambah banyak (SMT-PK-TG-CN) apa ga malah nambah waktu tempuh,,,, ntar ujung2 penumpang kapok......New_bethe
itu menurut pendapat saya......New_xiexie
OK lah kalau begitu
btw terinspirasi oleh
> Padatnya lintas Selatan
> Beroperasinya jalur ganda parsial BB-TG dan PM-PTR
> Sukses KA Matarmaja melibas waktu tempuh ML-PSE

