17-11-2010, 08:13 AM
(This post was last modified: 17-11-2010, 08:19 AM by satria_1910.)
(09-11-2010, 11:01 AM)Charles Wrote:(06-11-2010, 05:30 PM)raditiya Wrote:(31-10-2010, 11:52 PM)jadrians Wrote: Kenapa gak diakuisisi aja sama KCJ trus di elektrifikasi sehingga ada KRL Cibinong-Depok-MRI-THB-Kota..syang tuh nganggur sinyal dah nyala hampir setahun..tapi gak ada kereta lewat..lama-lama ilang lagi tuh
yang menaungi jalur nambo itu siapa? KCJ atau PT KA?
masih inget dulu ada KRD Nambo dari MRI cuma 2 gerbon aja. Penumpang berjubel
Mengenai jalur Nambo yang masih belum terelektrifikasi, itu sepenuhnya kewenangan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) seperti jalur BOO-SI.
Kewenangan PT. KCJ terbatas kepada jalur-jalur yang sudah terelektrifikasi dan dapat dilalui armada KRL.
KRD Nambo, seperti dianaktirikan padahal okupansinya membludak:
Dalam sejarahnya, KRD Nambo yang saya ketahui hanya menggunakan livery putih-oranye dan biru-kuning, tidak ada yang seluruhnya putih.
CMIIW.
Masalah pengaktifan kembali jalur ini, sepertinya belum bisa terealisasi dalam waktu dekat, karena persoalan armada yang akan menggunakan jalur ini masih dalam tahap wacana.
rangkaiannya belang yaa..

seingat saya waktu tahun 2003-2006 waktu nunggu KRL di Sta. UI sering lihat KRD yg warna biru (pada foto pada rangkaian ke2)..
saya bingung knp KRD ke Nambo di non aktifkan pdhl okupasinya bagus.. tp tidak tau jg sih penumpangnya bayar atau tidak krn banyak kambingnya jg loch

saya hanya berharap rencana pengaktifan itu dapat terealisasi secepatnya, supaya klo mo ke pabrik di cileungsi bisa naik KRD..
sedih bgt waktu lihat liputan jalur mati ini di TV kereta KA. Argo Gede (Alm)..
sesama RF dilarang

mari kita budayakan saling menghomati dalam berforum

mari kita budayakan saling menghomati dalam berforum



![[Image: DC-yane1365.jpg]](http://www.geocities.co.jp/SilkRoad-Desert/1917/travel/amatetsu/DC-yane1365.jpg)