28-10-2010, 06:05 PM
(This post was last modified: 28-10-2010, 06:10 PM by rapih_dhoho.)
(28-10-2010, 02:54 PM)saminot Wrote: bener mas...ane baru inget..tempat itu sering digunakan oleh ibu ibu yang momong anak balitanya sambil makan, sekalian lihat sepur....
kalo sekarang lahannya sudah hilang,.,,,trus sekarang kalo mau momong anak sambil lihat sepur disebelah mana?....
kalo gak ada tempat lagi untuk lihat sepur.....suatu saat generasi RF Kediri bisa lenyap nih...
Kudu bergeser mas, sekarang kalo momong anak di blakangnya rumah dinas KA yg ada dblakang resto kebon kota, tepatnya sebelah wesel ke sepur simpan.
Btw mas saminot domisili kediri juga?
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
(24-10-2010, 10:37 AM)aditnugie Wrote: Ada foto bekas tempat percabangan ke Pare gak?Meskipun informasinya wesel sudah dicabut.
(28-10-2010, 02:54 PM)saminot Wrote:(28-10-2010, 02:04 PM)rapih_dhoho Wrote: Dulu sebelum ada ruko kalo sore lahan kosong itu kadang dipake orang2 untuk momong anak balita mereka, sambil liat sepur. Selain itu sebelum ad ruko bisa liat pemandangan emplasen stasiun dari jalan sebelah stasiun.
bener mas...ane baru inget..tempat itu sering digunakan oleh ibu ibu yang momong anak balitanya sambil makan, sekalian lihat sepur....
kalo sekarang lahannya sudah hilang,.,,,trus sekarang kalo mau momong anak sambil lihat sepur disebelah mana?....
kalo gak ada tempat lagi untuk lihat sepur.....suatu saat generasi RF Kediri bisa lenyap nih...
sebenarnya ane paling gak setuju kalo lahan stasiun yg masih hijau, apalagi biasa digunakan oleh masyarakat untuk santai sambil menikmati hiburan berupa kereta api, harus tergusur oleh bangunan yg sifatnya komersial.

