10-10-2010, 05:29 PM
(10-10-2010, 04:47 PM)Narendro Anindito Wrote:(10-10-2010, 03:50 PM)WOODWARD Wrote:(10-10-2010, 03:44 PM)Narendro Anindito Wrote:(10-10-2010, 03:18 PM)WOODWARD Wrote: ternyata sistim nya sama ya
ini lok besar gini rem nya sama gak sama yg ada di indonesia
nanti gak bisa berhenti lagi
sama koq...
sama sama sistem rem angin (Westinghouse)
ya itu si udah tau
maksudnya sistim rem lok nya gimana,
terus untuk rem rangkaian masih pakai membran seperti lok di sini atau sudah solenoid, atau malah full elektrik
menggunakan sistem Electronically controlled pneumatic brakes (ECP) yg mana rem pneumatik dikendalikan secara elektronik.
begitukah maksudnya?
gini maksudnya
kalo di lok disini 201 203 204, itu kan untuk mengerem rangkaian, tekanan di pipa abar di turunkan jadi rangkaian mengerem. menurunkan pipa abar berarti membuang tekanan di tangki penyama, ini dilakukan dengan mambuka membran tustel di meja pelayan.
atau menggunakan rem elektrik, pipa abar tetap ada, tapi triple valve di ganti dengan solenoid untuk mengalirkan tekanan udara dari tangki utama di gerbong ke silinder rem.
lok ini GE dan EMD yang besar2 ini pakai sistim mana?


