05-10-2010, 04:09 PM
Saya setuju dengan Mas bagus .
Untuk mencari penyebab seharusnya menggunakan teori WWA ( Why-why Analisis ) alias 5 W 1 H . jadi jangan mengambil data yang bersifat temporary . Analisa dan hipotesa perlu mendalam , jangan diputuskan sesaat.
Contoh
1. KA AA menyeruduk KA SU SM Kenapa ?
2. Ternyata Masisnisnya mengantuk , Kenapa mengantuk ?
3. Ternyata Masinis stres banyak pikiran , banyak beban , banyak tekanan ekonomi , Kenapa ?
4. Ternyata Gaji Kecil , banyak Kreditan yg nggak kebayar , Dept Collec *( Maaf ) mengejar2 , Kenapa ?
5. Ternyata gaji kecil memang perusahaan lebih mengutamakan Gaji untuk kalangan tertentu sehingga ...bla...bla...bla....( maaf )
Maka , analisa akan menghasilkan penyebab yang sebenarnya ....
CMIIW,
