15-09-2010, 10:55 AM
(This post was last modified: 15-09-2010, 11:03 AM by sepur_lori.)
(15-09-2010, 02:35 AM)tegarz Wrote:(14-09-2010, 11:27 PM)bayucool Wrote:(14-09-2010, 05:38 PM)sepur_lori Wrote:Program Preservasi Kereta Kayu di Bandung, Magelang dan Yogyakarta
foto: kereta kayu yang ada di Magelang (kiri), Yogyakarta (kanan atas) dan Bandung (kanan bawah)
1. Kereta kayu yang berada di Bandung dalam kondisi aman karena masih berada dalam wilayah dipo Lokomotif Bandung.
2. Kereta kayu di Yogyakarta dalam kondisi aman karena berada dalam lingkungan Balai Yasa Yogyakarta.
3. Kereta kayu di Magelang harus direlokasi terlebih dahulu karena berada di luar wilayah PT Kereta Api (persero) dan dikhawatirkan telah mengalami kerusakan.
Dari ketiga aset kereta kayu di atas bisa untuk mengganti program Kereta Wisata di Solo.
yang kanan bawah mirip2 sama djoko kendil ya?
yang jadi pertanyaan ane
1.gerbong yg di bandung harus di downgrade dulu dunk couplernya jd model ganco?
2.dibawa ke solo ditarik pake loko apa diangkut truk?jika pake loko gimana nggandengnya?
maaf banyak nanya
Jawaban:
1. nggak harus ganti ganco, pakai 'adapter' kan bisa, kayak waktu mbah Jaladara dicarter suruh narik gerbong barang tempo hari itu, atau lihat aja di TMII kereta kayu dengan coupler ganco disambung sama C300xx yang ber-coupler knuckle menggunakan 'adapter'.
2. ... --- mungkin yang lain bisa bantu? --- ...
Jawab no. 2 ya...
2. Ya itu tergantung mas, kalo diperbaiki di tempat (Bandung ama Pengok) bisa didistribusikan pakai KA. Tapi kalo dibawa ke Ambarawa dulu ya harus naik truk.


![[Image: news3.jpg]](http://www.indonesianheritagerailway.com/images/stories/03_kegiatan_program/news3.jpg)

