08-08-2010, 09:43 AM
(This post was last modified: 08-08-2010, 09:44 AM by Dana Komuter.)
Untuk jangan melebihi kapasitas kayaknya dah gak mungkin deh... Sebab pemerintah pasti mikirin resiko beban di jalan raya yang sudah memikirkan kemacetan yang luar biasa. Macet di dalam terminal, macet di tiap prapatan pertigaan dll, macet di arus pertemuan, macet karena pasar tumpah ruah, dll. Contoh saja jalur Bandung ke Kroya, di kebanyakan antara Bandung - Tasikmalaya saja banyak tikungan, tanjakan dan turunan yang curam. Belum lagi gak dilengkapi keamanan yang memadai. Semua jumlahnya terbatas pastinya meski kita mikirin pajaknya dikemanain. Gak usah berpikir sampai segitunya deh kita pastinya. Pikirkan saja yang real ada di depan kita.
Rangkaian KA Klas Ekonomi sudah tersedia, apalagi Klas Ekonomi AC. Jumlahnya pun terbatas. Kalau dialihin di bus bebannya jalan raya, sudah pasti KA satu2nya harapan. Khan dg kapal laut sudah gak mungkin lha...
Rangkaian KA Klas Ekonomi sudah tersedia, apalagi Klas Ekonomi AC. Jumlahnya pun terbatas. Kalau dialihin di bus bebannya jalan raya, sudah pasti KA satu2nya harapan. Khan dg kapal laut sudah gak mungkin lha...

