@bonbon,
ente bener bro. ngeliat patas 2 sekarang miris banget. udah kagak beda buluknya sama truk sampah. gw sampe mikir berkali2, inikah PPD? perusahaan yang mewarisi BVM masa lampau. dulu itu BVM kinerjanya baik dan gak pernah merugi. setelah transportasi diurus PPD, keadaan berbalik drastis. sebegitu bodohnya kah para pejabat jakarta ini sampai ngurusi transportasi kota saja kagak becus.

bro, di bogota, transmilenio busway perhari dapat mengangkut sekitar 2 juta penumpang. itu jumlah yang besar dan setara dengan daya angkut subway dan mrt.
walikota bogota, Enrique Penalosa, pernah menyatakan bahwa jakarta tidak butuh mrt. cukup busway. dan sutiyoso setuju. lalu di copy-paste lah konsep busway ke jakarta.
tapi ada yang lupa di copy oleh bang yoss. yaitu jalan busway yang lebar, bikeway dan pedestrian yang baik, dan armada bus yang kurang banyak.
ditambah perilaku warga jakarta yang tidak disiplin, usaha copy-paste file2 sistem transportasi massal bogota ini malah menimbulkan crash, konflik, dan hang di sistem transportasi jakarta.
ente bener bro. ngeliat patas 2 sekarang miris banget. udah kagak beda buluknya sama truk sampah. gw sampe mikir berkali2, inikah PPD? perusahaan yang mewarisi BVM masa lampau. dulu itu BVM kinerjanya baik dan gak pernah merugi. setelah transportasi diurus PPD, keadaan berbalik drastis. sebegitu bodohnya kah para pejabat jakarta ini sampai ngurusi transportasi kota saja kagak becus.

(21-07-2010, 10:05 AM)tjcdes2009 Wrote: perhatikan semua koridor busway, 90 % melewati kawasan penting mulai dari cbd, perniagaan, rekreasi, pemukiman, terminal bus, dll. sebenarnya kalau jalurnya bisa steril 100%, saya jamin jakarta gak butuh mrt. cukup busway saja. nyatanya tidak demikian.
Sy melihat walopun steril yg namanya sudah memakan jln 1 jalur ttp aja jkt macet jd intinya Bussway bkn solusi liat proyek monorel yg sdh lama trtahan krn pemda ga mo menjamin keamanan investor klo trjadi Force Majeur malah yg diutamain Bussway yg notabene memakan jalur yg ada bkn membuat jalur baru. Monorel merupakan jwban dr semrawutnya jkt.
bro, di bogota, transmilenio busway perhari dapat mengangkut sekitar 2 juta penumpang. itu jumlah yang besar dan setara dengan daya angkut subway dan mrt.
walikota bogota, Enrique Penalosa, pernah menyatakan bahwa jakarta tidak butuh mrt. cukup busway. dan sutiyoso setuju. lalu di copy-paste lah konsep busway ke jakarta.
tapi ada yang lupa di copy oleh bang yoss. yaitu jalan busway yang lebar, bikeway dan pedestrian yang baik, dan armada bus yang kurang banyak.
ditambah perilaku warga jakarta yang tidak disiplin, usaha copy-paste file2 sistem transportasi massal bogota ini malah menimbulkan crash, konflik, dan hang di sistem transportasi jakarta.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"

