19-07-2010, 07:55 PM
o ya. ada tulisan menarik dari milis sebelah. meskipun sudah jadul (tahun 96), tapi menarik untuk di cermati. ini Wawancara Bisnis Indonesia Minggu dengan pemilik 1400 bus Mayasari Bakti, H.Mahpud.
sebagaimana telah diketahui, mayasari bhakti adalah operator buskota terbesar di jakarta. rekan2, ini bagian akhirnya saja yang menarik untuk direnungkan:
versi lengkapnya ada di http://www.hamline.edu/apakabar/basisdat.../0002.html
sebagaimana telah diketahui, mayasari bhakti adalah operator buskota terbesar di jakarta. rekan2, ini bagian akhirnya saja yang menarik untuk direnungkan:
Quote:Masa depan angkutan Indonesia seperti apa?
Angkutan masa depan adalah kereta api. Angkutan bus itu sifatnya sementara
saja. Di mana-mana kereta api adalah angkutan masa depan kota. Bukan bus.
Sampai berapa lama bus dapat bertahan?
Ya, mungkin 10 sampai 20 tahun lagi.
Kenapa begitu?
Di mana pun di dunia ini yang namanya angkutan kota itu adalah kereta api.
Jalan-jalan raya tidak dipenuhi bus kota. Sebenarnya di luar negeri itu,
masyarakat dibudayakan untuk jalan kaki.
Kalau tujuannya hanya satu dua kilometer saja bisa jalan kaki. Sedangkan
kita terbiasa naik ojek atau naik bajaj. Menurut saya ini kebiasaan yang
keliru.
Tapi kita tidak bisa langsung menyalahkan masyarakat. Pemerintah 'kan harus
menyediakan sarana jalan. Sekarang trotoar ada, tapi dipakai oleh pedagang
kaki lima. Akibatnya sering terjadi kecelakaan. Lagi-lagi pengusaha jadi
'kambing hitam'.
versi lengkapnya ada di http://www.hamline.edu/apakabar/basisdat.../0002.html
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"

