18-07-2010, 09:17 AM
Aku sih tidaK setuju karena ada banyak alasan :
1. Apa mau PT. KA ngorbitin 1 rangkaian lagi KA Rangkas Jaya yang dikhususkan utk si feeder ini?
2. Trus mau berangkat jam berapa dari stasiun Rangkas Bitung-nya?
3. Asumsi memang beneran tiada lagi 1 rangkaian cadangan alias mesti dg si Rangkas Jaya yg beroperasi jam 6 pagi dari Rangkas Bitung nih... Setibanya di stasiun Tn. Abang yang jam 1/2 8an pagi katakanlah banyak yang hendak ke arah Merak. Aku yakin 100% pasti si Rangkas Jaya yg jadi feeder itu gak akan seperti perjalanan dari Rangkas tersebut karena pasti banyak berhentinya seperti KA Patas Merak yang skarang ini.
4. Perjalanan akhir di stasiun Rangkas Bitung mereka pun turun dan segera naik si KA Patas Merak yang sudah tersedia di stasiun Rangkas Bitung. Sudah pasti pada berebut naik dan akan sesak ke arah Merak.
Jadi, mendingan pengoperasian KA Patas Merak yg sudah ada sekarang kalau memang diperlukan lagi alias nambah 1 rangkaian lagi yah operasikan aja lok BB 304 karena dg lok CC 201 aku rasa akan membebani beban kerja mesinnya kalau sedikit2 berhenti dan terus berhenti di tiap stasiun persinggahan atau pun pos2 pemberhentian krn mesti angkut para calon penumpang ke Merak. Tapi apakah PT. KA juga menyediakan lok DH lagi utk Patas Merak katakanlah Unit 2?
1. Apa mau PT. KA ngorbitin 1 rangkaian lagi KA Rangkas Jaya yang dikhususkan utk si feeder ini?
2. Trus mau berangkat jam berapa dari stasiun Rangkas Bitung-nya?
3. Asumsi memang beneran tiada lagi 1 rangkaian cadangan alias mesti dg si Rangkas Jaya yg beroperasi jam 6 pagi dari Rangkas Bitung nih... Setibanya di stasiun Tn. Abang yang jam 1/2 8an pagi katakanlah banyak yang hendak ke arah Merak. Aku yakin 100% pasti si Rangkas Jaya yg jadi feeder itu gak akan seperti perjalanan dari Rangkas tersebut karena pasti banyak berhentinya seperti KA Patas Merak yang skarang ini.
4. Perjalanan akhir di stasiun Rangkas Bitung mereka pun turun dan segera naik si KA Patas Merak yang sudah tersedia di stasiun Rangkas Bitung. Sudah pasti pada berebut naik dan akan sesak ke arah Merak.
Jadi, mendingan pengoperasian KA Patas Merak yg sudah ada sekarang kalau memang diperlukan lagi alias nambah 1 rangkaian lagi yah operasikan aja lok BB 304 karena dg lok CC 201 aku rasa akan membebani beban kerja mesinnya kalau sedikit2 berhenti dan terus berhenti di tiap stasiun persinggahan atau pun pos2 pemberhentian krn mesti angkut para calon penumpang ke Merak. Tapi apakah PT. KA juga menyediakan lok DH lagi utk Patas Merak katakanlah Unit 2?
