07-07-2010, 06:42 PM
(This post was last modified: 13-07-2010, 05:48 PM by Krusty Krupp.)
(04-12-2009, 03:36 PM)hedwigus Wrote: Di masa lalu, petani memang akrab dengan kereta api. Kebetulan sawah dan ladang adalah pemandangan wajib kereta api.
Selain itu, di masa lalu (waktu masih loko uap). Para petani mengandalkan kereta api sebagai penunjuk waktu mereka.
Mungkin sukar dipercaya saat ini. Para petani dan orang-orang yang berada disekitar jalan kereta api dapat mengandalkan kereta api sebagai pengganti jam, karena saat itu, kereta api selalu berjalan tepat waktu (mlesetnya dalam orde kurang dari 5 menit).
Lagipula jaman dulu arloji masih mahal harganya dan belum ada yang KW ha ha ha.
sayangnya saat ini, kereta api sudah tidak dapat diandalkan lagi sebagai penentu waktu bagi mereka, karena banyak molornya ;-). selain itu jam tangan juga mudah diperoleh dengan harga yang murah.
Yah barang kali Para Petani juga terpukau dengan adanya kedaraan besar nan panjang melintas bagaikan komet, untuk mobil,motor,dll kan kalau dilihat2 cuma gitu2 aja

Kalau sebagai penunjuk waktu menurut saya sih jaman sekarang bukan petani saja melainkan pegawai kantoran, anak sekolah dll yang rumah ato kosanya dekat dengan jalur KA. Mungkin dengan jam weker kurang mempan tetapi degan suara deru dan
dari KA baru bisa membangunkan mereka
Berharap Rangkas Jaya ditarik lokomotif listrik..

