(08-06-2010, 05:07 PM)eko winarno Wrote:(08-06-2010, 02:13 PM)animaX Wrote: jangan2 itu RF Swiss yang mau carter Jaladara cuma 6 orang... :p
soalnya ada rencana 6 orang carter Jaladara dalam waktu dekat ini
@ mas Ani : Harus tahu dong rencana pencarteran jaladara itu...
nanti di ambil ya potonya....reques..
eh salah yg 6 orang itu turis Jepang. Berarti bukan yang ini..
Kalau mau ditekan biaya operasionalnya ya dari jamu gendong, gamelan, atraksi2 lainnya dihapus bisa lebih murah. Tanpa mengurangi biaya perawatan, bahan bakar sepur kluthuk..
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
(08-06-2010, 05:43 PM)bagus70 Wrote: Apalagi makin jarang jalannya sudah pasti makin mahal beban cost bahan bakarnya. Tapi kalau dipaksa sering jalan, bisa jebol nanti lokonya.
Jalan tengah? Ya sosialisasi. Pasti nantinya akan ditemukan jalan tengahnya.
Besok rabu stand by aja yang di Solo.
bulan ini bakal sering jalan,ada konferensi yg melibatkan banyak negara di solo. tentunya full service dengan atraksi2 di loji gandrung, kampung batik, stasiun solo kota. Pemkot siapkan dana 1.5 m untuk promo kota. Mungkin juga untuk jaladara juga selama digunakan oleh peserta konferensi
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
(08-06-2010, 05:43 PM)bagus70 Wrote: Apalagi makin jarang jalannya sudah pasti makin mahal beban cost bahan bakarnya. Tapi kalau dipaksa sering jalan, bisa jebol nanti lokonya.
Jalan tengah? Ya sosialisasi. Pasti nantinya akan ditemukan jalan tengahnya.
Besok rabu stand by aja yang di Solo.
bulan ini bakal sering jalan,ada konferensi yg melibatkan banyak negara di solo. tentunya full service dengan atraksi2 di loji gandrung, kampung batik, stasiun solo kota. Pemkot siapkan dana 1.5 m untuk promo kota. Mungkin juga untuk jaladara juga selama digunakan oleh peserta konferensi
.



reques..