Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Celah untuk kereta api, di tengah maraknya persaingan dunia transportasi.
#23
Salam Semua Senior RF

Liat Tread ini jadi gatel pengen ikut urug rembug soal Perkembangan/Kemunduran KA di negeri kita tercinta ini.

Terus terang saya sejak awal tahun 1990an adalah pelanggan setia KA. Bangunkarta dari harga tiket masih Rp.7000 kali, dan KA.Sawunggalih ini dari tarip Rp. 8.000 tapi sejak tahun 2003 sampai saat ini saya benar2 berpaling dari Kedua KA tersebut, bukan karena tidak sayang dengan KA namun melihat postingan agan2 di atas seperti yang di Cilincing memilih naik Bus Sumber Alam tuk ke Kutoarjo, saya pun demikian persoalan tarif KA jujur aja saat ini udag tidak kompetitif entah bagaimana perhitungan biaya oprasional sebuah KA sampai saat ini saya buta sama sekali.

kalo boleh saya bandingkan dengan kompetitor darat lain disesuaikan dengan kampung saya di Nganjuk dan Kebumen.. Untuk naik KA. Eksekutif harus mengeluarkan budged Rp.220-250rb bahkan jika long Weekend meroket hingga Rp.280-320rb dengan fasilitas standar AC, Toilet, Blanket n pillow tanpa fasilitas tambahan seperti welocome drink, snack dan makan malam, jika saya naik Bus Malam Eksekutif Po. Harapan Jaya/Po. Rosalia Indah selain fasilitas standar itu saya bisa mendapatkan fasilitas tambahan berupa welcome drink, snack, makan malam prasmanan (bebas memilih lauk/sayur yang tersedia) saya cukup mengeluarkan budged Rp.175-190rb pun ini juga berlaku pada saat peak season kecuali Lebaran melonjak hingga Rp. 360-400rb. itu pun saya bisa menguranggi budged lagi jika menggunakan kelas VIP atau Bisnis AC, dengan fasilitas standar exe juga dengan pengurangan jarak seat saja FYI: seat kelas EXE 28 buah, VIP 36, Bisnis AC 44 buah masih dapat fasilitas tambahan berupa snack dan welcome drink. Jelas disini di lihat tarif KA sangat kalah jauh, untuk kenyamanan memang dari beberpa senior Semboyan 35 menilai Bus AKAP itu tidak nyaman, hal itu sudah diantisipasi dengan banyaknya Bus AKAP yang sudah menggunakan teknologi Air Suspention tuk peredam getaran juga sudah mulai banyaknya bus AKAP yang menggunakan armada terbaru HINO RK260, Mercedes-Benz OH-1525 dan OH-1526 yang baru aja di laucing bulan Februari lalu, SCANIA K124ib dan K380i lalu Volvo B7R yang semuanya relatif baru keluaran tahun 2007-2009

untuk ke Kebumen ini malah lebih-lebih deh... Naik KA. Sawunggalih Utama (non AC) harus keluar budged Rp. 80rb dengan rasa wes-was (barang bawaan hilang) untuk tidur selama perjalanan yah tau sendiri lah KA ini kan orang bebas keluar masuk, pedagang,pengamen, penumpang gelap. untuk yang satu ini Bus AKAP lebih unggul, dengan budged yang sama sudah bisa menikmati layanan VIP dengan AC, tidur lebih nyeyak merasa aman dengan barang bawaan di bagasi, tidak diganggu pengamen, bisa request dengan crew minta stel DVD Film/Lagu Favorit, saya selalu bawa CD/MP3 n Film DVD kalo naik bis.


Sekali lagi bukan untuk mengatakan bahwa bus AKAP lebih unggul, tapi memang seperti itu kenyataan, secara tarif, fasilitas dan fleksibelitas pengunaan membuat KA tertinggal mungkin, belum lagi jika ada Konsorsium Swasta yang masuk sebagai operator KA, bersaing dalam pelayanan dan kenyamanan dengan Bus AKAP saja sudah terasa berat "menurut saya"

ini hanya pendapat saya pribadi demi kemajuan KA di negeri kita
Reply


Messages In This Thread
RE: Celah untuk kereta api, di tengah maraknya persaingan dunia transportasi. - by joe cole - 23-04-2010, 02:07 PM

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)