29-03-2010, 01:08 AM
(28-03-2010, 08:14 PM)BAMBANG EKO Wrote:Saat ada Konggres PGRI di Jakarta yang diikuti oleh para Guru se indonesia . Perjalanan para " Pahlawan Tanpa Tanda Jasa " ini dari Surabaya menggunakan 2 KA , KA Mutiara Utara Dan KA Bima . Mengingat kapasitas terbatas terpaksa di Combinir , dua stamformasi menjadi satu . Jelasnya para Abdi Ilmu ini Carter Kereta lah . Jadilah sekitar 1500 Para PTTJ ini naik 2 Rangkaian KA , 750 orang ikut KA Mutiara utara dengan 15 Gerbong ( Sisanya 3 Gerbong untuk penumpang Umum ) dan yg 750 orang naik KA Bima dengan formasi yang sama . Penghormatan kepada para Bapak/Ibu Guru agar merasakan Kereta Eksekutip . Maka jadilah Rangkaian KA Mutiara Utara 2 BB 304 bawa 18 AWAC ( K1 ) - FWAC (M ) dan 2 DPW ( BP ) demikian juga KA Bima.Demikian sekilas Info
WOW!!

luar biasa...!!!
thanks kang, menambah wawasan sejarah yg blom pernah terdengar kuping & mungkin tidak terukir dalem sjarang PT KA sndiri

btw, OOT dulu sdikit ya:
klo misal bima pun d tambahin bgitu, apa ga terjadi ksenjangan ya? maksudnya bima itu kan bertempat tidur, sedangkan mut ut itu klo ga sala ga kan, lom lagi armada K1 berkamar tidurnya saat itu isa ya memenuhi permintaan yg bgitu banyaknya?
stelah d jawab ini
ya
