13-02-2010, 03:18 PM
Wah ,Prameks rasa anggur campur orange.
Kegemasan para " Warga " Daops VI ternyata membuahkan hasil yang ruuuaarrr biasa , Saat melihat kA Senja Utama Solo yang selalu tidur siang . dan susah dibangunin rupanya membuat insan Daop VI menjadi geregetan dan gemas .
Usul punya usul , omong punya omong maka dicobalah sang " Kumbakarna yang sedang pulas " ini dan dengan trayek pendek , Solo - Yogya , maka mulailah embrio kehidupan KA Prameks yang dititisi leluhur eyang " Kuda Putih "
meliuk2 di koridor Sl;o -YK tentu saja setelah istirahat sejenak dari pelarian panjang Jakarta- Solo.
Dan sambutan masyarakat demikian gempita sehingga setelah itung2 untung - rugi , diputuskan tak ada ruginya mengalokasikan rangkaian tersendiri untuk KA Prameks tanpa harus " Pinjam Pakai " rangkaian KA Senjut SLO yang sudah kelelahan .Dan akhirnya ..............seperti sekarang ini. Buah pikiran yang inovatip menghasilkan pruduk ang positip , tanpa ditarik lokomotip bahkan bisa merambah kelas eksekutip
Kegemasan para " Warga " Daops VI ternyata membuahkan hasil yang ruuuaarrr biasa , Saat melihat kA Senja Utama Solo yang selalu tidur siang . dan susah dibangunin rupanya membuat insan Daop VI menjadi geregetan dan gemas .
Usul punya usul , omong punya omong maka dicobalah sang " Kumbakarna yang sedang pulas " ini dan dengan trayek pendek , Solo - Yogya , maka mulailah embrio kehidupan KA Prameks yang dititisi leluhur eyang " Kuda Putih "
meliuk2 di koridor Sl;o -YK tentu saja setelah istirahat sejenak dari pelarian panjang Jakarta- Solo.
Dan sambutan masyarakat demikian gempita sehingga setelah itung2 untung - rugi , diputuskan tak ada ruginya mengalokasikan rangkaian tersendiri untuk KA Prameks tanpa harus " Pinjam Pakai " rangkaian KA Senjut SLO yang sudah kelelahan .Dan akhirnya ..............seperti sekarang ini. Buah pikiran yang inovatip menghasilkan pruduk ang positip , tanpa ditarik lokomotip bahkan bisa merambah kelas eksekutip

