12-11-2008, 10:36 AM
ini sistem penomeran lokomotif di Indonesia :
Susunan gandar penggerak diberi simbol dengan huruf:
A = 1 D = 4
B = 2 E = 5
C = 3 F = 6
Jika gandar penggerak terdapat dalam satu (â—£_â—¢)┌∩â”, maka terhadap (â—£_â—¢)┌∩┠yang lain dianggap terpisah.
Setiap jenis lokomotif diberi nomor seri sebagai berikut:
a. Seri lokomotif uap dengan tender gendong 10-49
b. Seri lokomotif uap dengan tender terpisah 50-99
c. Seri lokomotif listrik 100-199
d. Seri lokomotif diesel elektrik 200-299
e. Seri lokomotif diesel hidrolik 300-399
CONTOH :
CC 201 30
Artinya lokomotif ini termasuk lokomotif DE yang dilengkapi dengan 6 gandar penggerak (pada setiap (◣_◢)┌∩┠terdiri dari 3 gandar penggerak), sedangkan angka 30 menunjukkan nomor urut dari seri lokomotif tersebut.
BB 304 20
Artinya, lokomotif ini termasuk lokomotif DH yang dilengkapi dengan 4 gandar penggerak (pada setiap (◣_◢)┌∩┠terdiri dari 2 gandar penggerak), sedangkan angka 20 menunjukkan nomor urut dari seri lokomotif tersebut.
CC 201 30
CC : lok mempunyai 2 bogie ((â—£_â—¢)┌∩â”), masing
masing bogie mempunyai 3 perangkat roda
2 : Lok diesel elektrik
01 : generasi ke 01 ? sebelumnya 00
30 : nomor lokomotif
BB 304 20
BB : lok mempunyai 2 bogie, masing-masing bogie
mempunyai 2 perangkat roda
3 : lok diesel hidraulik
04 : generasi ke 04
20 : nomor lokomotif
Susunan gandar penggerak diberi simbol dengan huruf:
A = 1 D = 4
B = 2 E = 5
C = 3 F = 6
Jika gandar penggerak terdapat dalam satu (â—£_â—¢)┌∩â”, maka terhadap (â—£_â—¢)┌∩┠yang lain dianggap terpisah.
Setiap jenis lokomotif diberi nomor seri sebagai berikut:
a. Seri lokomotif uap dengan tender gendong 10-49
b. Seri lokomotif uap dengan tender terpisah 50-99
c. Seri lokomotif listrik 100-199
d. Seri lokomotif diesel elektrik 200-299
e. Seri lokomotif diesel hidrolik 300-399
CONTOH :
CC 201 30
Artinya lokomotif ini termasuk lokomotif DE yang dilengkapi dengan 6 gandar penggerak (pada setiap (◣_◢)┌∩┠terdiri dari 3 gandar penggerak), sedangkan angka 30 menunjukkan nomor urut dari seri lokomotif tersebut.
BB 304 20
Artinya, lokomotif ini termasuk lokomotif DH yang dilengkapi dengan 4 gandar penggerak (pada setiap (◣_◢)┌∩┠terdiri dari 2 gandar penggerak), sedangkan angka 20 menunjukkan nomor urut dari seri lokomotif tersebut.
CC 201 30
CC : lok mempunyai 2 bogie ((â—£_â—¢)┌∩â”), masing
masing bogie mempunyai 3 perangkat roda
2 : Lok diesel elektrik
01 : generasi ke 01 ? sebelumnya 00
30 : nomor lokomotif
BB 304 20
BB : lok mempunyai 2 bogie, masing-masing bogie
mempunyai 2 perangkat roda
3 : lok diesel hidraulik
04 : generasi ke 04
20 : nomor lokomotif
