08-02-2010, 11:04 AM
Berita mengenai Madiun Jaya,
tingkat keterisian penumpang Madiun Jayalumayan 50% hari biasa, 70 % akhir pekan
jadwalnya madiun-solo-madiun perlu ditambah lagi untuk sore hari 
Edisi : Senin, 08 Februari 2010 , Hal.IV
Rute Prameks Solo-Sragen distop
Solo (Espos) PT KA Daerah operasional (Daop) VI Yogyakarta merencanakan membatalkan rute kereta api Prambanan Ekspres (Prameks) jurusan Solo-Sragen yang berangkat setiap pukul 04.30 WIB per 1 Maret.
Hal itu dilakukan demi meningkatkan tingkat keterisian atau load factor kereta rel diesel Indonesia (KRDI) Madiun Jaya jurusan Kertosono-Madiun-Solo yang diluncurkan sejak Senin (11/1).
â€ÂSehubungan adanya KA Madiun Jaya maka untuk sementara waktu rute KA Prameks Solo-Sragen akan dihentikan per 1 Maret. Hal tersebut untuk mengoptimalkan dan mengefektifkan pelayanan KA Prameks sekaligus meningkatkan load factor KA Madiun Jaya yang belum begitu bagus,†ungkap Humas PT. Kereta Api (Persero) Daop VI, Yogyakarta, Eko Budiyanto, saat dihubungi Espos, Minggu (7/2). Tetapi, lanjut Eko, pihaknya terus memantau minat dan respons masyarakat.
Saat diminta konfirmasi Espos melalui telepon terkait kebijakan tersebut, Humas PT. Kereta Api (Persero) Daop VII Madiun, Hariyono Wirotomo menuturkan optimistis load factor akan makin tinggi. â€ÂSetiap Senin hingga Kamis, load factor Madiun Jaya berkisar 50%. Sedangkan, pada Jumat hingga Minggu, load factor mencapai 70%,†tuturnya.
Tetapi, kata Hariyono, perlu ada penambahan jadwal perjalanan dari Madiun-Solo dari saat ini sebanyak satu kali menjadi dua kali. Hal ini mengingat penumpang KA Madiun Jaya dari Madiun ke Solo, sebagian besar adalah pedagang atau mereka yang memiliki tujuan berbelanja.
â€ÂKA Madiun Jaya berangkat dari Madiun pukul 05.30 WIB sampai di Solo pukul 07.24 WIB. Kemudian, akan berangkat ke Madiun pukul 08.15 WIB. Jedanya 50 menit. Menurut saya, itu tidak cukup apabila melihat kepentingan penumpang,†terang Hariyono.
Kembali ke tarif normal
Kepala Stasiun Solo Balapan, Djuhandri, saat ditemui Espos di kantornya, Sabtu (6/2) menuturkan penumpang KA Madiun Jaya memiliki kecenderungan naik sejak diluncurkan Senin (11/1). â€ÂJanuari, rata-rata penumpang KA Madiun Jaya dari stasiun Solo Balapan berkisar 51 orang. Sedangkan, Februari berkisar 34 orang hingga Sabtu (6/2),†urai Djuhandri.
Dia juga mengungkapkan, tiket KA Madiun Jaya akan kembali pada tarif normal setelah Rabu (10/2). â€ÂSejak awal operasi, tarif KA Madiun Jaya memang diberlakukan tarif promosi. Tetapi, setelah Rabu (10/2), akan kembali ke tarif normal berdasarkan jarak tempuh. Jarak satu km hingga 70 km, awalnya Rp 7.000 akan kembali ke tarif normal Rp 10.000. Sedangkan, 71 km hingga 96 km menjadi Rp 15.000 yang semula Rp 12.000. Lalu, 96 km sampai 165 km yang semula Rp 22.000 menjadi Rp 25.000.†- Oleh : Sri Sumi Handayani
edisicetak.solopos.com
tingkat keterisian penumpang Madiun Jayalumayan 50% hari biasa, 70 % akhir pekan
jadwalnya madiun-solo-madiun perlu ditambah lagi untuk sore hari 
Edisi : Senin, 08 Februari 2010 , Hal.IV
Rute Prameks Solo-Sragen distop
Solo (Espos) PT KA Daerah operasional (Daop) VI Yogyakarta merencanakan membatalkan rute kereta api Prambanan Ekspres (Prameks) jurusan Solo-Sragen yang berangkat setiap pukul 04.30 WIB per 1 Maret.
Hal itu dilakukan demi meningkatkan tingkat keterisian atau load factor kereta rel diesel Indonesia (KRDI) Madiun Jaya jurusan Kertosono-Madiun-Solo yang diluncurkan sejak Senin (11/1).
â€ÂSehubungan adanya KA Madiun Jaya maka untuk sementara waktu rute KA Prameks Solo-Sragen akan dihentikan per 1 Maret. Hal tersebut untuk mengoptimalkan dan mengefektifkan pelayanan KA Prameks sekaligus meningkatkan load factor KA Madiun Jaya yang belum begitu bagus,†ungkap Humas PT. Kereta Api (Persero) Daop VI, Yogyakarta, Eko Budiyanto, saat dihubungi Espos, Minggu (7/2). Tetapi, lanjut Eko, pihaknya terus memantau minat dan respons masyarakat.
Saat diminta konfirmasi Espos melalui telepon terkait kebijakan tersebut, Humas PT. Kereta Api (Persero) Daop VII Madiun, Hariyono Wirotomo menuturkan optimistis load factor akan makin tinggi. â€ÂSetiap Senin hingga Kamis, load factor Madiun Jaya berkisar 50%. Sedangkan, pada Jumat hingga Minggu, load factor mencapai 70%,†tuturnya.
Tetapi, kata Hariyono, perlu ada penambahan jadwal perjalanan dari Madiun-Solo dari saat ini sebanyak satu kali menjadi dua kali. Hal ini mengingat penumpang KA Madiun Jaya dari Madiun ke Solo, sebagian besar adalah pedagang atau mereka yang memiliki tujuan berbelanja.
â€ÂKA Madiun Jaya berangkat dari Madiun pukul 05.30 WIB sampai di Solo pukul 07.24 WIB. Kemudian, akan berangkat ke Madiun pukul 08.15 WIB. Jedanya 50 menit. Menurut saya, itu tidak cukup apabila melihat kepentingan penumpang,†terang Hariyono.
Kembali ke tarif normal
Kepala Stasiun Solo Balapan, Djuhandri, saat ditemui Espos di kantornya, Sabtu (6/2) menuturkan penumpang KA Madiun Jaya memiliki kecenderungan naik sejak diluncurkan Senin (11/1). â€ÂJanuari, rata-rata penumpang KA Madiun Jaya dari stasiun Solo Balapan berkisar 51 orang. Sedangkan, Februari berkisar 34 orang hingga Sabtu (6/2),†urai Djuhandri.
Dia juga mengungkapkan, tiket KA Madiun Jaya akan kembali pada tarif normal setelah Rabu (10/2). â€ÂSejak awal operasi, tarif KA Madiun Jaya memang diberlakukan tarif promosi. Tetapi, setelah Rabu (10/2), akan kembali ke tarif normal berdasarkan jarak tempuh. Jarak satu km hingga 70 km, awalnya Rp 7.000 akan kembali ke tarif normal Rp 10.000. Sedangkan, 71 km hingga 96 km menjadi Rp 15.000 yang semula Rp 12.000. Lalu, 96 km sampai 165 km yang semula Rp 22.000 menjadi Rp 25.000.†- Oleh : Sri Sumi Handayani
edisicetak.solopos.com
.

