25-01-2010, 07:28 PM
Quote:25 Januari 2010 | 18:12 wib | Daerah
KA Madiun Jaya Jadi Dambaan Masyarakat Solo
Solo, CyberNews. Lima belas hari sudah kereta api (KA) komuter Madiun Jaya dioperasikan. Alat transportasi darat jurusan Solo - Madiun itu bisa dibilang menjadi salah satu dambaan masyarakat Solo yang ingin bepergian ke Jawa Timur.
Itu karena, jarak tempuh KA relatif cepat jika dibandingkan dengan tranportasi darat lain. Kereta yang baru diresmikan Menteri Perhubungan Fredy Numberi bulan lalu tersebut bisa menempuh sekitar 1,5 jam. Tak heran jika warga Kota Bengawan yang sudah mencoba naik kereta itu ingin mengulangnya kembali.
Dari pantauan Suara Merdeka CyberNews ketika mencoba naik KA tersebut, perjalanan kereta itu relatif cepat. Sebab, KA Madiun Jaya tidak singgah di stasiun kecil. Rute yang dilewatinya hanya sebatas stasiun yang sering didatangi pengunjung. Diantaranya, Stasiun Solo Balapan - Jebres Sragen - Walikukun (Ngawi) - Geneng (Ngawi) - Madiun.
Kalaupun berhenti di stasiun kecil, singgahnya hanya untuk menunggu kereta lain yang akan melintas. Setelah selesai menunggu, KA berangkat kembali. Begitu juga seterusnya. Di sisi lain, kenyamanan penumpang semakin terasa karena tidak terganggu dengan pedagang asongan.
Sebab, mereka tidak diperbolehkan masuk hingga ke dalam kereta. Jika pedagang ingin menjual barang bawaannya, mereka cukup mendatangi di depan pintu masuk. Nah, di situlah terjadi transaksi jual beli antara penumpang dengan pedagang.
Selain itu, harga tiket yang dijualnya cukup terjangkau. Dari Solo menuju Madiun, penumpang cukup membayar Rp 12 ribu. Sementara, tempat duduk yang tersedia dalam satu gerbong sebanyak 64 buah. Untuk saat ini, gerbong yang dioperasikan terdapat 4 buah. Itu berbeda saat kali pertama diluncurkan yang hanya membawa 2 gerbong.
( Arif M Iqbal / CN14 )
Suara Merdeka sudah promosi Madiun Jaya
.

