04-01-2010, 09:09 AM
Kalo menilik sistem penomoran KA selama ini sangat mungkin mas kalo KA BK ini nantinya nomornya di atas Sembrani.
kan No. KA disesuaikan dengan: Kelas (Argo, Eksa, Eksis, Bisnis, Ekonomi, Komuter Ekspres, KA Ekonomi Lokal) dan jarak... jadi itulah mengapa KA ArgoWilis mendapat no KA 5/6 diatas KA Argo Lawu (Ka 7/8) dan KA Argo Dwipangga (KA 9/10) karena jarak tempuhnya lebih panjang meskipun AW tidak lebih elite dari A. Lawu/Dwipangga yang menjadi KA Primadona PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dengan tingkat okupasi terbaiknya.
dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, maka sangat mungkin kalo nantinya no KA Eksa adalah sbb: KA 31/32 Gajayana, 33/34 Bima, 35/36 Bangunkarta, 37/38 Sembrani, 39/40 Turangga, 41/42 dan 43/44 Taksaka, 45/46/47/48 Harina dan 49/50 Rajawali. jadi KA Sembrani, Turangga dan Taksaka akan mengalami perubahan nomor.. adapun KA Harina dan Rajawali tidak akan mengalami perubahan nomor
O iya.. setelah mendapat No n GAPEKA baru.. mungkin ga ya, ni KA lebih terasa eksanya dengan mengurangi pemberhentian di stasiun2 yang ga terlalu berpotensi menambah okupasi
kalo dari PSE dimana KA ni mandeg di JNG, BKS, CN, TG, PKL, SMT, PA, MN, NJ, KTS dan JG.. maka ni KA bisa gag ya LS di stasiun2 yang tidak terlalu berpotensi menambah okupasi (BKS dan CN), so akan lebih terasa eksanya kalo ndak brenti di JNG jadi PSE-TG-PKL-SMT-PA-MN-NJ-JG
kalo dari JG, mending di stasiun yg kurang berpotensi dihilangkan aja kaya caruban n walikukun.. jadi berentinya di JG-KTS-NJ-MN-PA-SMT-PKL-TG-JNG-PSE
pasti eksa banged tuh... jadi pantes kalo no KA nya di atas KA Sembrani

kan No. KA disesuaikan dengan: Kelas (Argo, Eksa, Eksis, Bisnis, Ekonomi, Komuter Ekspres, KA Ekonomi Lokal) dan jarak... jadi itulah mengapa KA ArgoWilis mendapat no KA 5/6 diatas KA Argo Lawu (Ka 7/8) dan KA Argo Dwipangga (KA 9/10) karena jarak tempuhnya lebih panjang meskipun AW tidak lebih elite dari A. Lawu/Dwipangga yang menjadi KA Primadona PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dengan tingkat okupasi terbaiknya.
dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, maka sangat mungkin kalo nantinya no KA Eksa adalah sbb: KA 31/32 Gajayana, 33/34 Bima, 35/36 Bangunkarta, 37/38 Sembrani, 39/40 Turangga, 41/42 dan 43/44 Taksaka, 45/46/47/48 Harina dan 49/50 Rajawali. jadi KA Sembrani, Turangga dan Taksaka akan mengalami perubahan nomor.. adapun KA Harina dan Rajawali tidak akan mengalami perubahan nomor
O iya.. setelah mendapat No n GAPEKA baru.. mungkin ga ya, ni KA lebih terasa eksanya dengan mengurangi pemberhentian di stasiun2 yang ga terlalu berpotensi menambah okupasi
kalo dari PSE dimana KA ni mandeg di JNG, BKS, CN, TG, PKL, SMT, PA, MN, NJ, KTS dan JG.. maka ni KA bisa gag ya LS di stasiun2 yang tidak terlalu berpotensi menambah okupasi (BKS dan CN), so akan lebih terasa eksanya kalo ndak brenti di JNG jadi PSE-TG-PKL-SMT-PA-MN-NJ-JG
kalo dari JG, mending di stasiun yg kurang berpotensi dihilangkan aja kaya caruban n walikukun.. jadi berentinya di JG-KTS-NJ-MN-PA-SMT-PKL-TG-JNG-PSE
pasti eksa banged tuh... jadi pantes kalo no KA nya di atas KA Sembrani

"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
~just quote~

