22-12-2009, 06:06 PM
Penyebab KA Cepat Semarang-Surabaya dihapus antara lain juga disebabkan banyak kambingers juga . BB 301 bawa 4K3 KM3 BP rata2 okupansi hariannya 70% tapi kambingersnya hampir 50% dari kapasitas penumpang yg dibawa , 10% lagi " Keluarga Besar PJKA " . di Lokomotip paling tidak 10 orang. sehingga pemasukan harian dari penjualan karcis hanya sekitar 30% dari Kapasitas terpasang , Karena dinyatakan merugi akhirnya KA Cepat Sbi-Sm dirasionalisasi. Menurut saya yang disesalkan seharusnya adalah bagaimana mendisiplinkan penumpang tak bertiket agar membeli karcis sehingga tingkat okupansi bisa naik bukan malahan " Membunuh " KA yg tingkat isian penumpangnya cukup bagus.

