16-12-2009, 05:56 PM
(21-10-2009, 08:43 AM)rapih_dhoho Wrote: potensi penumpang jalur ini memang tidak sebanyak jalur lain. Daerahnya merupakn pedesaan yg benar2 desa, tidak melewati ibukota kabupaten. Akses k stasiun juga sprtinya sulit.
Untung ada brantas, matar, n pandanwangi. Paling tidak bisa membuat jalur ini bisa bernapas.
Saya punya usul bgaimana kalo diadakan KA Sragen-Jakarta ato Bengawan Utara yg lewat jalur ini.
wah, kalo ada KA SR-JAK ato Bengawan Utara kasihan KA nya ntar, kursinya pada "glondangan" gara-gara penumpangnya minim, dari SR maupun SK banyak KA yang lewat, penumpang dari SR juga bisa naik Bengawan dengan naik Feeder..Lagipula sejak dari SK ke utara jarang penumpang, alasannya sudah anda kemukakan di atas (saya tebalkan), daerah "kantong" paling cuma di Gundih ato Kedungjati, habis tu di SMC dah banyak KA lagi dah, oleh karena itulah sampai sekarang belum ada wacana pengembangan KA dari Solo yang lewat utara, karena jalur Jebres-Brumbung ini bukan jalur "gemuk"..

