02-12-2009, 12:43 PM
Buetul Cak , Saat itu KA Jayabaya Utara sebenernya mah gak tewas , tapi berreinkarnasi menjadi KA GUMARANG FULL EXCEKUTIF , karena KA Gumarang ini gak laku ( terlalu rendah okupansinya ) akhirnya dikembalikan lagi menjadi rangkaian bisnis , buat tutup malu PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ada 2 gerbong Eksekutip yg dirangkai sampai sekarang . intinya jalur utara sudah jenuh dengan rangkaian K1 dan masih merindukan K2 dan K3 yang notabene terjangkau taripnya. Dan saya ga rela klo GBM Utara dianggap tewas , sebab saat itu rangkaiannya hanya 5K3 KMP3. sedangkan Kertajaya 6K3 3K2 KMP3 , anggap aja Rangkaian K2 Kertajaya digabung dgn KA Gumarang dan Rangkaian KA 3 GBMU disatukan dengan KA Kertajaya yg akhirnya menjadi 11 K3 KMP3. Setuju .....?
