10-11-2009, 08:54 AM
Belakangan banyak sekali perjalanan KRL Jabodetabek Jakarta - Manggarai tertahan di stasiun Gondangdia, Juanda, bahkan ketahan di sinyal masuk stasiun Gambir karena situasi stasiun Gambir lagi crowded. Ini semata karena jadwal perjalanan KA jarak jauh yang berantakan membuat seisi peron di stasiun Gambir menjadi penuh tanpa mempersilahkan rangkaian KRL Jabodetabek langsir atau pun juga singgah.
Kejadian ini sudah terjadi bertahun2 selama stasiun Gambir sudah murni menjadi stasiun layang. Nampaknya stasiun Gambir mesti dikembalikan seperti sedia kala sewaktu rel masih di bawah, yaitu punya jumlah peron yang banyak. Tapi, apakah bisa? Dari segi teknis andaikan dibangun peron baru di sisi barat dan timur stasiun apakah mampu? Apalagi disambung dengan jembatan layang yang sudah ada.
Kalau saja dibangun rel bawah kembali antara stasiun Gambir hingga stasiun Manggarai khan teman2 sekalian amat tidak setuju karena selain memakan lahan milik penghuni beberapa bangunan yang sudah permanen, situasi lalu lintas kendaraan bermotor yang selalu macet akan merepotkan para petugas PJL tentunya.
Solusinya jadinya bagaimana nih menurut teman2? Apakah kalau dibangun 4 jalur lagi dari 4 jalur yang sudah ada akan tidak mengganggu perjalanan KRL Jabodetabek? Apalagi saya mengharapkan perjalanan KRL Lingkar Jakarta, Lingkart Timur Jakarta dan Lingkar Barat Jakarta diadain.
Kejadian ini sudah terjadi bertahun2 selama stasiun Gambir sudah murni menjadi stasiun layang. Nampaknya stasiun Gambir mesti dikembalikan seperti sedia kala sewaktu rel masih di bawah, yaitu punya jumlah peron yang banyak. Tapi, apakah bisa? Dari segi teknis andaikan dibangun peron baru di sisi barat dan timur stasiun apakah mampu? Apalagi disambung dengan jembatan layang yang sudah ada.
Kalau saja dibangun rel bawah kembali antara stasiun Gambir hingga stasiun Manggarai khan teman2 sekalian amat tidak setuju karena selain memakan lahan milik penghuni beberapa bangunan yang sudah permanen, situasi lalu lintas kendaraan bermotor yang selalu macet akan merepotkan para petugas PJL tentunya.
Solusinya jadinya bagaimana nih menurut teman2? Apakah kalau dibangun 4 jalur lagi dari 4 jalur yang sudah ada akan tidak mengganggu perjalanan KRL Jabodetabek? Apalagi saya mengharapkan perjalanan KRL Lingkar Jakarta, Lingkart Timur Jakarta dan Lingkar Barat Jakarta diadain.

