Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Apa Yogya - Solo Punya Komuter K3?
#1
Karena baru sebatas 2x dalam seumur hidup naik KRD Prameks, jadi saya blom tau nih apakah komuter Yogya - Solo pp (+Kutoarjo dan Palur) punya komuter K3? Entah bener penyebutannya K3 atau Klas Ekonomi, tapi intinya apakah komuter Yogya - Solo punya KRD K3 / Klas Ekonomi? Koq dalam 2x saya naik Prameks tak terlintas ada K3 yang melintas selain lintas jarak jauh? Karena beberapa stasiun cuma dilangsirin saja sama si Prameks. Jadi, beberapa stasiun yang dilangsirin gunanya untuk persinggahan KA apa aja yah selama ini?

Mohon pencerahannya yah...

Reply
#2
(21-07-2009, 04:20 PM)Dana Komuter Wrote: Karena baru sebatas 2x dalam seumur hidup naik KRD Prameks, jadi saya blom tau nih apakah komuter Yogya - Solo pp (+Kutoarjo dan Palur) punya komuter K3? Entah bener penyebutannya K3 atau Klas Ekonomi, tapi intinya apakah komuter Yogya - Solo punya KRD K3 / Klas Ekonomi? Koq dalam 2x saya naik Prameks tak terlintas ada K3 yang melintas selain lintas jarak jauh? Karena beberapa stasiun cuma dilangsirin saja sama si Prameks. Jadi, beberapa stasiun yang dilangsirin gunanya untuk persinggahan KA apa aja yah selama ini?

Mohon pencerahannya yah...

DApet dari WIKIA mas
Kereta api Prambanan Ekspres
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Kereta api Prambanan Ekspres merupakan nama bagi layanan transportasi kereta api (KA) yang menghubungkan Kutoarjo, Yogyakarta, dan Surakarta (hingga Stasiun Palur di timur kota). Saat ini beroperasi sepuluh kali pulang pergi dan dikelola oleh PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta.
Daftar isi
[sembunyikan]

* 1 Sejarah
* 2 Pengguna
* 3 Jadwal
* 4 Pranala luar

[sunting] Sejarah
Kuda Putih, cikal bakal Prameks, tahun 1974

Cikal bakal kereta komuter yang melayani rute Yogya-Solo telah beroperasi sejak tahun 1960-an hingga akhir 1970-an. Kereta tersebut bernama "Kuda Putih" (karena ada logo bergambar kuda di bagian atasnya) dan merupakan KRD pertama di Indonesia. Setelah Kuda Putih tidak aktif (dihentikan pada tahun 1980-an, tidak ada lagi kereta api komuter yang menghubungkan kedua kota itu.

KA Prameks Solo–Yogyakarta pergi pulang (PP) kali pertama diluncurkan tanggal 20 Mei 1994, dengan hanya menggunakan empat rangkaian kereta kelas bisnis yang ditarik oleh lokomotif diesel dengan tarif 2000 rupiah. Rangkaian ini memakai kereta milik KA Senja Utama Solo yang beroperasi hanya pada malam hari. Awalnya KA itu berjalan hanya dua kali sehari pergi-pulang. Dalam kurun pengoperasiannya, KA Prameks telah mengalami beberapa kali perubahan jadwal pemberangkatan maupun sarana yang dipergunakan. Bahkan untuk periode yang singkat, ke dalam rangkaian ini pernah pula ditambahkan satu gerbong KA eksekutif dengan tarif 5000 rupiah.

Setelah pola keberangkatannya diubah sesuai dengan keinginan pelanggan menjadi lima kali PP sehari, maka pada masa angkutan Lebaran 1998, manajemen PT KA (Persero) mengganti rangkaian kereta yang ditarik oleh lokomotif menjadi tiga set rangkaian KRD (kereta rel diesel).
KRD Prameks, beroperasi sejak 1998. Sekarang rangkaian ini dipakai untuk KRD Bumi Geulis Bogor-Sukabumi.

Namun karena rangkaian KRD ini dianggap uzur (buatan tahun 1980-an), KA Prameks sering mengalami kerusakan yang mengakibatkan keterlambatan. Akhirnya Ditjen KA Dephub bersama manajemen PT KA menambah satu set armada Prameks berupa KRDE prototipe pertama dari PT Inka Madiun pada 1 Maret 2006. Rangkaian ini adalah yang pertama kali dioperasikan di Indonesia. KRDE ini merupakan modifikasi dari KRL buatan BN/Holec ("Belgien-Nederland-Holland Electric", perusahaan KA Belanda-Belgia), Belgia, yang dimodifikasi oleh PT INKA dengan mengganti sumber daya menggunakan satu mesin diesel.

Lima unit kereta Prameks per rangkaian KRDE tersebut terdiri atas satu unit kereta mesin (engine, KDE) diesel, satu unit kereta ko-trailer, dua unit kabin trailer dan satu unit trailer ditambah kabin masinis. KRDE ini diberi kode KDE-3, yang berarti KRDE kelas ekonomi.
KRDE Prameks, beroperasi sejak 2006.

Sejak 13 Maret 2006, ditambahlah dua perjalanan KA Prameks ini menjadi tujuh kali PP. Seiring dengan dioperasikannya jalur rel ganda Yogyakarta-Kutoarjo pada 29 September 2007 dan sekaligus untuk memenuhi permintaan masyarakat Kulonprogo dan Kutoarjo, PT KA Daop VI Yogyakarta sejak 15 Oktober 2007 mulai melakukan uji coba perjalanan KA Prameks Yogyakarta-Kutoarjo-Solo Balapan PP dengan pola operasi dua kali perjalanan sehari.

Dengan bertambahnya dua set KRDE yang diluncurkan oleh Menhub di Setasiun Solo Balapan, 16 Februari 2008, pola operasi KA Prameks Solo-Yogyakarta mengalami peningkatan dari tujuh kali menjadi sepuluh kali PP, sedangkan Solo - Yogyakarta - Kutoarjo menjadi empat kali PP. Kereta api ini juga sekarang berhenti di Stasiun Maguwo (Bandara Adisucipto), sebagai bagian dari sistem terpadu transportasi Yogyakarta yang menghubungkan sarana transportasi umum darat (bus TransJogja dan taksi), kereta api, dan pesawat terbang.

[sunting] Pengguna

Dari tahun ke tahun, jumlah penumpang KA Prameks semakin meningkat. Saat ini rata-rata penumpang sekitar 3.500 orang/hari dan pada hari Minggu atau liburan mencapai 5.000 penumpang.

Penumpang KA Prameks terbagi dalam beberapa komunitas penumpang KA Prameks menjadi enam bagian. Pertama, adalah pelanggan harian atau pelaju yang berprofesi sebagai dosen, dokter, pegawai pemerintah, atau pegawai swasta. Kedua, adalah para mahasiswa S1, S2, S3 yang melaju setiap hari atau terkadang sepekan sekali. Ketiga, adalah pedagang yang memiliki akses dengan Pasar Beringharjo dan Malioboro di Yogyakarta atau di Pasar Klewer dan Pasar Gede di Solo yang jumlahnya relatif kecil. Keempat, adalah penumpang yang betul-betul baru, mereka mengisi liburan bersama keluarga sekaligus ingin menikmati perjalanan dengan KA Prameks. Kelima, adalah turis mancanegara yang sedang dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju ke Solo atau sebaliknya. Keenam, adalah rombongan wisata dadakan anak-anak TK dengan tujuan Yogyakarta atau Solo, rombongan wisata siswa pelajar dari luar kota seperti Magelang dan Temanggung.

[sunting] Jadwal

KA ini berhenti di Stasiun Kutoarjo, Jenar, Wates, Stasiun Yogyakarta (Tugu), Lempuyangan, Maguwo (Bandara Adisucipto), Klaten, Purwosari, Solo Balapan, Solo Jebres, serta Stasiun Palur di ujung timur Surakarta.

Jadwal yang tertera adalah jadwal keberangkatan
Prameks relasi Kutoarjo - Yogyakarta - Solo Balapan - Sragen Kutoarjo Jenar Wates Yogyakarta Lempuyangan Maguwo Klaten Purwosari Solo Balapan Solo Jebres Palur Sragen
- - - - - - - - 04.30 04.36 ls 04.46
- - - 05.45 05.51 ls 06.15 06.40 - - - -
05.50 06.02 06.24 06.55 07.01 ls 07.25 07.50 07.57 08.03 - -
- - - 08.30 08.36 08.42 09.00 09.25 09.32 - - -
09.00 09.14 09.34 10.05 10.11 10.17 10.35 11.00 11.12 - - -
- - - 11.15 11.21 11.27 11.45 12.10 12.17 - - -
- - - 13.15 13.21 13.27 13.45 14.10 14.17 - - -
- - - 14.30 14.37 14.43 15.00 15.25 15.32 - - -
14.55 15.09 15.30 16.05 16.11 16.17 16.35 17.00 17.07 17.13 - -
- - - 17.30 17.36 17.42 18.00 18.25 18.25 - - -
17.40 17.54 18.15 18.45 18.51 18.57 19.15 19.40 18.25 - - -
Prameks relasi Sragen - Solo Balapan - Yogyakarta - Kutoarjo Sragen Palur Solo Jebres Solo Balapan Purwosari Klaten Maguwo Lempuyangan Yogyakarta Wates Jenar Kutoarjo
- - - - - - - - 04.45 05.12 05.32 05.47
05.05 05.24 05.31 05.45 05.52 06.17 ls 06.41 06.50 - - -
- - - 06.55 07.02 07.27 ls 07.51 - - - -
- 08.35 08.37 08.45 08.52 09.17 09.33 09.41 - - - -
- 09.50 09.50 10.00 10.07 10.32 10.48 10.56 - - - -
- 11.30 11.30 11.38 11.55 12.28 12.51 12.59 - - - -
- 12.35 12.35 12.45 12.52 13.17 13.33 13.41 13.47 14.14 14.34 14.50
- 14.35 14.35 14.45 14.52 15.17 15.33 15.41 15.50 16.17 16.37 16.53
- 17.39 17.39 17.45 17.25 ls 18.29 18.37 - - - -
- - - 18.45 18.52 19.17 19.33 19.41 - - - -
17.40 17.54 18.15 18.45 18.51 18.57 19.15 19.40 18.25 - - -
Argo KETEL Asyik Buenerr,,kaya naik Jet Coaster..
U20C Pertamax
Fbhe : Neo_genesis@plasa.com
Reply
#3
Komuternya kelas bisnis jad ndak ada ada kelas ekonominya
Reply
#4
Bukannya yang sekarang itu sebetulnya K3 ya mas?
Jadi justru gak ada kelas bisnis, adanya kelas eksekutif dan ekonomi
Reply
#5
semua prameks kecuali argo prameks dan prameks krdh adalah kelas ekonomi alias k3
jadi prameks bisa dibilang 90an% k3
krn yg krdh jarang2 dipake dines n yg argo cuma jalan sabtu minggu aja
Reply
#6
Sebelumnya jangan dirancukan antara K3, KD3 dan KDE3...
K3 = gerbong ekonomi tanpa mesin, ditarik lok
KD3 = KRD ekonomi diesel hidrolik
KDE3 = KRDE ekonomi diesel elektrik

Prameks K3 kemungkinan adalah KLB dari rangkaian Matarmaja tambahan yang ditarik lok YK (sekarang sudah sulit menemukannya karena dominasi KDE3) apabila unit komuter KD3 dan KDE3 ada gangguan atau PA, sedangkan KD3 dan KDE3 itu rangkaian yang benar-benar dibuat untuk komuternya... tetapi yang KD3 jarang dinas kecuali jika ada tambahan jadwal...
Jadi 90% Prameks adalah kelas ekonomi (1x lagi jangan dirancukan dengan K3)
Reply
#7
sekedar pencerahan......
KRDH Prameks itu kodenya KD2, yang berarti bahwa kereta tersebut kelas bisnis.
kalow KRDE Prameks kodenya KDE3 yang berarti kereta tersebut kelas ekonomi namun dengan tarif bisnis.
untuk Prameks K3 sendiri sangat jarang dijalankan kecuali KD2 dan KDE3nya sedang mengalami masalah, dan biasanya meminjam rangkaian KA Bengawan ataupun senja solo.
semoga jelas dan mengerti perbedaannya......



[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply
#8
Okeh udah jelas yah...
Skarang...............

Back to topic



[Image: spammingsj0.gif]
Reply
#9
Oooo... saya baru tau kalo istilah K3 itu adalah kereta penumpang kelas ekonomi yang ditarik loko... Kirain semua kereta, mau jarak jauh, mau KRD, mau KRL, mau KRDE, atau apapun, kalo kelasnya ekonomi itu boleh disingkat K3 heheheh....

Jadi kalo berdasar kelas, Prameks yang harga tiketnya 7000 itu kelas ekonomi atau bisnis dong pak? kan kadang-kadang pake KDE3 (ekonomi) kadang KD2 (bisnis) walaupun udah jarang... Trus penumpang Prameks juga (dulu) boleh naek Lodaya yang bisnis --- gak tau sekarang..
Reply
#10
(24-07-2009, 02:54 PM)ajathooo Wrote: Oooo... saya baru tau kalo istilah K3 itu adalah kereta penumpang kelas ekonomi yang ditarik loko... Kirain semua kereta, mau jarak jauh, mau KRD, mau KRL, mau KRDE, atau apapun, kalo kelasnya ekonomi itu boleh disingkat K3 heheheh....

Jadi kalo berdasar kelas, Prameks yang harga tiketnya 7000 itu kelas ekonomi atau bisnis dong pak? kan kadang-kadang pake KDE3 (ekonomi) kadang KD2 (bisnis) walaupun udah jarang... Trus penumpang Prameks juga (dulu) boleh naek Lodaya yang bisnis --- gak tau sekarang..

kmaren aq liat boleh tuh........
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)