Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Perlukah dibuatkan jalur baru?
#51
Quote:paling2 cara yang bijak adalah dengan mengajak seluruh koperasi angkutan kota bergabung membentuk konsorsium angkutan jalan rel. jadi para sopir dan kernet diberdayakan menjadi karyawannya.

soalnya kalo nggak, bisa ribut.. Bethe

Ya, sempat juga saya dulu punya pikiran semacem itu. Mg2 aja bisa kesampaian y. amin.....
BetheCz saya sebenarnya agak juga sama jalurnya KA Feeder Punokawan, dimana jalur relnya menyatu ama jalan raya.

Mikir DuluOiya....
sempat juga aku dulu kepikiran buat menghidupkan jalur kereta api dari stasiun Blimbing ke Tumpang yang udah mati, terus dari situ bikin jalur baru dilanjutin hingga daerah Gunung Bromo. Cz selama ini jalur Tumpang-Gunung Bromo itu cuma dihubungin ama jalan raya. Itu jalan raya biasnya dipakai bwt angkutan sayuran. Nantinya "kalau jalur itu bener2 jadi dibuat" pasti akan bermanfaat buat para pedagang sayur atau wisatawan yang pengen ke G. Bromo.



Agak mengkhayal sih.. tapi aku rasa suatu saat pasti bisa diwujudkan.
Cina aja punya jalur rel tertinggi di dunia. Pasti suatu saat kita juga bisa
Reply
#52
Wuuuioiihhhh......temen2 idenya brilian-brilian loh....Xie Xie

Kalo Pendapat saya, lebih baik :

1. pertama, kita lakukan dulu studi feasibility dan profitability dari jalur-jalur
yang temen2 rasa paling profitable...
(batasi u/ Jalur wisata dan Jalur barang saja, u/ menghindari clash dgn
angkutan umum).
Saya rasa banyak temen2 RF yang enjinir dan bisa melakukannya...

2. kedua, kita bentuk suatu badan hukum (perusahaan ato yayasan) u/
mengelola keuangan dan pekerjaan. Setelah itu, kita cari dana dari Bank
Dunia ato investor2 LN.
Saya rasa juga banyak ekonom dari RF yang bisa mengelolanya...

3. ketiga, kita bentuk juga perusahaan pengelola operasionalnya
(mis, : PT Kereta Api Mandiri Indonesia, etc.)
dan bisa jadi ini adalah Kereta Api Swasta Pertama di Indonesia setelah
era kemerdekaan...

4. Knapa banyak kita-nya? Ya karena kita RF sa'IndonesiaRaya-lah yang
melakukannya. Jangan tunggu orang lain (-pemerintah- red).

5. Gmana... Mau ngga?

Bye Bye
_____________________________________________________________
Bukan Mimpi Kalo Bisa Jadi Kenyataan... Jayalah Kereta Api Indonesia !
Indonesia
_________________________________________________________________
Bukan Mimpi Kalo Bisa Jadi Kenyataan ! ... Jayalah Kereta Api Indonesia !
Reply
#53
(05-06-2009, 11:26 AM)anandandhy2009 Wrote: Wuuuioiihhhh......temen2 idenya brilian-brilian loh....Xie Xie

Kalo Pendapat saya, lebih baik :

1. pertama, kita lakukan dulu studi feasibility dan profitability dari jalur-jalur
yang temen2 rasa paling profitable...
(batasi u/ Jalur wisata dan Jalur barang saja, u/ menghindari clash dgn
angkutan umum).
Saya rasa banyak temen2 RF yang enjinir dan bisa melakukannya...

2. kedua, kita bentuk suatu badan hukum (perusahaan ato yayasan) u/
mengelola keuangan dan pekerjaan. Setelah itu, kita cari dana dari Bank
Dunia ato investor2 LN.
Saya rasa juga banyak ekonom dari RF yang bisa mengelolanya...

3. ketiga, kita bentuk juga perusahaan pengelola operasionalnya
(mis, : PT Kereta Api Mandiri Indonesia, etc.)
dan bisa jadi ini adalah Kereta Api Swasta Pertama di Indonesia setelah
era kemerdekaan...

4. Knapa banyak kita-nya? Ya karena kita RF sa'IndonesiaRaya-lah yang
melakukannya. Jangan tunggu orang lain (-pemerintah- red).

5. Gmana... Mau ngga?

Bye Bye
_____________________________________________________________
Bukan Mimpi Kalo Bisa Jadi Kenyataan... Jayalah Kereta Api Indonesia !


Wah...saya setuju sekali. Rasanya saya semakin bersemangat nih. Seandainya dana ada, bisakah kita para RF ini mewujudkan rencana itu?????
Reply
#54
Heart 
Pasti Bisa ! Memang untuk saat-saat ini itulah yang diperlukan...

Kita kumpulkan dulu semangat dan niat kita....
Hidup RF !! Jayalah Kereta api Indonesia !!

Xie Xie[/align]
___________________________________________
Bukan Mimpi Kalo Bisa Jadi Kenyataan
Indonesia
_________________________________________________________________
Bukan Mimpi Kalo Bisa Jadi Kenyataan ! ... Jayalah Kereta Api Indonesia !
Reply
#55
(11-06-2009, 10:27 AM)anandandhy2009 Wrote: Pasti Bisa ! Memang untuk saat-saat ini itulah yang diperlukan...

Kita kumpulkan dulu semangat dan niat kita....
Hidup RF !! Jayalah Kereta api Indonesia !!

Xie Xie[/align]
___________________________________________
Bukan Mimpi Kalo Bisa Jadi Kenyataan

Nah..oke deh kalo gitu. Kita umpamakan saja saat ini dana bener2 ada, terus niatan yang menggebu2 juga pasti ada. Terus jalur mana kira2 yang paling urgen atau paling mendesak untuk segera dihidupin atau dibuat jalur baru???
Reply
#56
AKU SETUJU
Reply
#57
(11-06-2009, 03:43 PM)septian triantomy Wrote:
(11-06-2009, 10:27 AM)anandandhy2009 Wrote: Pasti Bisa ! Memang untuk saat-saat ini itulah yang diperlukan...

Kita kumpulkan dulu semangat dan niat kita....
Hidup RF !! Jayalah Kereta api Indonesia !!

Xie Xie[/align]
___________________________________________
Bukan Mimpi Kalo Bisa Jadi Kenyataan

Nah..oke deh kalo gitu. Kita umpamakan saja saat ini dana bener2 ada, terus niatan yang menggebu2 juga pasti ada. Terus jalur mana kira2 yang paling urgen atau paling mendesak untuk segera dihidupin atau dibuat jalur baru???

menurut aye yang paling urgent dibuat yaitu nambah jalur baru disamping jalur lama alias double track.ada tiga yang paling urgent menurut aye:
1. lintas wonokromo-Kertosono ; lintas ini adalah bottle neck KA dari arah jakarta/bandung/jogja dengan KA dari arah Kediri dan dari arah surabaya.btw,kalau perlu DT-nya sampai Madiun/walikukun.lintasan KTS-Madiun-walikukun lahan PT. KA relatif masih aman,belum di serobot orang.

2.lintas wonokromo-waru-sidoarjo. ; urgent karena selak kedisikan (keburu diduluin) pemkot SBY yang mau bikin frontage road (jalur jalan tambahan) di sebelah timur rel untuk mendukung lalu lintas jl. ahmad yani SBY.very bad idea.....Ngamuk pemkot surabaya mah selalu mengistimewakan pengendara kendaraan bermotor pribadi deh.........
jadi sebelum lahan PT. KA diambil buat jalan raya mending bikin double track dulu.

3.lintas SBI-lamongan ; denger-denger sih memang lintasan ini diprioritaskan untuk dibangun double track dan termasuk dalam proyek kereta komuter Gerbangkertasusila.malah denger-denger katanya pake elevated rail kayak kota-manggarai gitu.....btw,kalau perlu double tracknya sampai cepu biar perjalanan KA bisa jadi lebih lancar.apalagi lahan PT. KA di samping rel yang ada sekarang di lintasan bowerno-bojonegoro-cepu mulai diserobot orang buat bikin warung,tempat cuci motor,tempat penimbunan genteng/batu bata dll.
####My online hours : Saturday PM - Sunday AM/PM####
Reply
#58
sebenarnya bukan hanya jalur baru saja yang dibikin, seharusnya juga ada penelitian untuk kembali menghidupkan jalur mati yang justru banyak peminat yang ingin naik kereta.
Jalur baru aja mah kalau ga ada keretanya podo ae boongNgeledek

[Image: 8359555449_fd6dd08f73.jpg]
Reply
#59
Quote:menurut aye yang paling urgent dibuat yaitu nambah jalur baru disamping jalur lama alias double track.ada tiga yang paling urgent menurut aye:
1. lintas wonokromo-Kertosono ; lintas ini adalah bottle neck KA dari arah jakarta/bandung/jogja dengan KA dari arah Kediri dan dari arah surabaya.btw,kalau perlu DT-nya sampai Madiun/walikukun.lintasan KTS-Madiun-walikukun lahan PT. KA relatif masih aman,belum di serobot orang.

2.lintas wonokromo-waru-sidoarjo. ; urgent karena selak kedisikan (keburu diduluin) pemkot SBY yang mau bikin frontage road (jalur jalan tambahan) di sebelah timur rel untuk mendukung lalu lintas jl. ahmad yani SBY.very bad idea.....Ngamuk pemkot surabaya mah selalu mengistimewakan pengendara kendaraan bermotor pribadi deh.........
jadi sebelum lahan PT. KA diambil buat jalan raya mending bikin double track dulu.

3.lintas SBI-lamongan ; denger-denger sih memang lintasan ini diprioritaskan untuk dibangun double track dan termasuk dalam proyek kereta komuter Gerbangkertasusila.malah denger-denger katanya pake elevated rail kayak kota-manggarai gitu.....btw,kalau perlu double tracknya sampai cepu biar perjalanan KA bisa jadi lebih lancar.apalagi lahan PT. KA di samping rel yang ada sekarang di lintasan bowerno-bojonegoro-cepu mulai diserobot orang buat bikin warung,tempat cuci motor,tempat penimbunan genteng/batu bata dll.


1.Betul juga, di lintas wonokromo-kertosono emang lalu lintas KA-nya padat banget

2.Iya, aq miris juga nih. Harusnya rel di sepanjang jalan A.Yani itu yang dioptimalkan buat angkutan kereta komuter. Soalnya itu juga bisa membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di A.Yani yang terkenal sering macet.

3. Herannya, kenapa kok kayaknya kereta api pembangunannya jarang diprioritaskan y??????
(13-06-2009, 08:34 PM)Anugrah Bima Wrote: sebenarnya bukan hanya jalur baru saja yang dibikin, seharusnya juga ada penelitian untuk kembali menghidupkan jalur mati yang justru banyak peminat yang ingin naik kereta.
Jalur baru aja mah kalau ga ada keretanya podo ae boongNgeledek

Nah..hal itu juga yang sering didiskusikan disini mas. Soalnya beberapa jalur mati itu sebenarnya kalau dihidupin lagi pasti juga memberikan manfaat juga. Jadi bukan hanya memenuhi harapan para railfans saja, tapi masyarakat kebanyakan pasti juga akan terbantu kalau rel2 yang mati itu dihidupin lagi

Janganb kawatir gak ada keretanya, mas. Buktinya beberapa waktu lalu masih ada aja kereta tabrakan di jalur tunggal. Itu kan bukti kalau kita ini malah kebanyakan keretaNgeledek
Reply
#60
klo ga salah, rel KA yg mati sambungannya pendek-pendek.. ga kyk jalur KA yg idup dan ramai.. bajanya udah panjang-panjang jadi klo nghidupin jalur yg mati lumayan juga dananya buat ngganti Bantalan Rel sama baja relnya sendiri..yg udah rusak.. sama kyk bikin baru aja..
Antara Cinta dan Obsesi...

[Image: 13758.gif]



Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 3 Guest(s)