Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PT KCJ impor KRL?
#41
menurut saya lebih tepat membeli KRL dari INKA atau jepang. karena yang saya takutkan kalau beli diluar INKA atau Jepang, kasus KRL ABB/HYUNDAI dan BN/HOLEC dapat terulang lagi. KRL ABB/HYUNDAI tidak bertahan lama, karena tidak adanya spare parts, apalagi BN/HOLEC, sudah susah spare part, salah desain, sekarang pabriknya sudah dimiliki perusahaan lain (BN dibeli Bombardier dan HOLEC dibeli Eaton)

jadi sebelum beli, pikirkan dulu untuk kedepannya
Dengan ponsel Samsung GT-S5233S + IM3, ditambah juga Telkom Speedy tetep bisa buka Semboyan35.com meskipun dengan penuh kesabaran.



[Image: v7sagz.jpg]
My Name in QR-Code
Reply
#42
Rasanya kita tidak bisa menyamakan kasus Holec dengan kasus KRL eks jepang ini...

6000, 8500, 8000 terutama KRL Tokyu terbukti kinerjanya paling baik, dengan harga bersaing...

Jadi saya sarankan untuk mengambil KRL Tokyu...

(Dalam hati, ingin makin banyak KRL produksi Indonesia tapi juga ingin menaiki KRL eks Jepang, wakaka)
Reply
#43
menurut saya KRL ex jepang itu pilihan yang cukup bagus. kondisi masih layak pakai, dan harga yang terjangkau (dibanding beli baru ya)
selain itu spare part juga tersedia dan BY MRI juga masih bisa membuatnya.

yang saya takutkan itu kalau beli KRL diluar INKA atau Jepang, misalkan dengan membeli ke Afrika Selatan (Union Carriage and Wagon) seperti yang bung Gilang sebutkan sblmnya, saya takut kasus HOLEC akan terjadi lagi..
Dengan ponsel Samsung GT-S5233S + IM3, ditambah juga Telkom Speedy tetep bisa buka Semboyan35.com meskipun dengan penuh kesabaran.



[Image: v7sagz.jpg]
My Name in QR-Code
Reply
#44
Setahu saya, tidak lama setelah pemesanan Holec, di saat perakitan, memang perusahaan BN/Holec terpecah.
BN dibeli oleh Bombardier, dan Holec dibeli Eaton.
makanya, di KRL Holec, ada 3 plat:
BN-Bombardier 1995, HOLEC RIDDERKERK (beda plat), dan INKA.
spare part gak ada, pabrik tutup, salah desain (seperti mas azu bilang diatas), tidak menjamin
Holec yang masih beroperasi sekarang dapat bertahan lebih dari 10 tahun kedepan...

[Image: photo.php?pid=379024&id=100000253048256&ref=fbx_album]

KCJ 7000 series-7117F
Reply
#45
untuk krl tokyu yg akan di jual pihak tokyu jepangnya hanya tipe 7000..

sehingga PT KCJ kurang berminat pada krl tipe ini...Tengsin

terulang kembali yg seperti krl holec / abb-hyundai mungkin karena kondisi track jabodetabek yang labil, saya masih optimis dengan krl-krl yang mangkrak di BY-MRI ! mengapa tidak ???Bingung
bisa kita ambl contoh LAIN : penghidupan kembali KRD yg telah mati oleh pihak BY-MRI kembali dihidupkan ! INGAT banyak tenaga2 ahli BY-MRI!Tepuk Tangan

lebih baik manfaatkan saja sumber daya yg sudah ada !

negeri kita hebat , masih banyak orang2 hebat di bidang ini yg saya yakin mapu menghidupkan kembali krl2 yg mangkrak di BY-MRI....... Tepuk TanganBye Bye
Para pengguna jasa KRL COMMUTER JABODETABEK yth, kami mengucapkan terima kasih anda telah & masih setia menggunakan jasa KRL.
Kami mohon maaf atas ketidak nyamanan selama ini, kami tetap berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk anda. tks.
Reply
#46
(08-05-2009, 01:13 AM)azu Wrote: menurut saya KRL ex jepang itu pilihan yang cukup bagus. kondisi masih layak pakai, dan harga yang terjangkau (dibanding beli baru ya)
selain itu spare part juga tersedia dan BY MRI juga masih bisa membuatnya.

yang saya takutkan itu kalau beli KRL diluar INKA atau Jepang, misalkan dengan membeli ke Afrika Selatan (Union Carriage and Wagon) seperti yang bung Gilang sebutkan sblmnya, saya takut kasus HOLEC akan terjadi lagi..

Saya kurang setuju dengan pendapat ini.. Riset yang tidak sengaja dilakukan oleh INKA ketika berada di Malaysia terhadap KRL-KRL Afrika Selatan membuktikan, komponen suku cadang Afrika Selatan sama persis dengan komponen suku cadang buatan INKA dan Nippon Sharyo. Ini mungkin karena UCW menerapkan alih tekonologi untuk KRL dari Nippon Sharyo.. Jadi tidak perlu khawatir mengenai suku cadang KRL Afrika Selatan, karena jelas-jelas bisa dibuat oleh INKA dan Nippon Sharyo, raksasa KRL dunia.
(07-05-2009, 08:38 AM)Charles Wrote: KRLnya buatan dalam negeri... tapi standar speknya punya Jepang.
Kriterianya:
- Mesinnya harus fit
- Suspensinya stabil dan getarannya kecil
- Kursinya empuk
- AC dingin
- Interkomnya jernih suaranya
- Display LCD info tujuan, tipe & no KA
- Surat kabar untuk bisnismen

Surat kabar untuk bisnismen adalah salah satu pemborosan yang signifikan.. Tidak ada komuter di ujung dunia pun yang mau memberikan fasilitas ini..
Download konten BVE Indonesia di
http://gm-marka.web.id

Balai Yasa BVE GM-MarKA
Migrasi ke website baru...


[Image: 8807060_orig.jpg]
Reply
#47
waktu beberapa bulan yang lalu di KRL ekspress pagi dari bogor pasti ada yang bagiin koran suluh indonesia...

Back TO topic...
~Because Your Smilling Is Our Happiness~
My Railway Photos
My Video Collection

YAHOO!

petr_cech_indo
Reply
#48
Knp tidak impor Hitachi baru aja??
Kan kita udh punya Hitachi (KL-3 979...) tp yang dilengkapi AC dan fasilitas lain yg sesuai utk ekspress. Tp sebagian besar dikerjakan di Inka, jd ada alih teknologi dari Jepang.
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
Reply
#49
menurut orang dalam..PT KCJ sekarang lagi nego mau impor seri 7000...
~Because Your Smilling Is Our Happiness~
My Railway Photos
My Video Collection

YAHOO!

petr_cech_indo
Reply
#50
Yang ditawarkan Tokyu seri 7000 sih... Katanya pejabat KCJ juga kurang berminat dengan seri 7000.. Saya juga kurang setuju kalau seri 7000 yang datang kesini.. bagusnya sih kita coba jajaki selain dari Tokyu atau JR.. Misalkan dari Keio... Atau seri 5000 Metro dan seri 1000 Toyo kosoku yang masih ada di Jepang aja kita boyong lagi kesini..
Download konten BVE Indonesia di
http://gm-marka.web.id

Balai Yasa BVE GM-MarKA
Migrasi ke website baru...


[Image: 8807060_orig.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)