Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Sta. Tawang
#21
masalahnya komplek ....
PT.KA menginginkan dipindah ke daerah yg lebih tinggi krn potensi pnp sta. SMT tinggi ... kalo banjir daerah radius 4 - 5 km juga banjir .... mobil / motor gak bs akses ke stasiun .... nah kalo stasiun atau rel nya ditinggikan maka masalah yg terpecahkan cuma tidak ada pembatalan ka dan/atau ka-ka dari/ke surabaya via SMT bisa lewat ... tp gimana pnp dari SMT ...

area sta SMT masih luas ... untuk bangunan bisa buat bangunan baru yg tinggi seperti GAMBIR tnp mengubah bangunan lama ... rel bs jalan layang ... akses ke sta. SMT harus dibuatkan jalan layang / jembatan layang (untuk pejalan kaki seperti di pelabuhan merak) ... dari daerah yang nggak banjir ke sta SMT ....

kira-kira konsep ini bs dipake nggak ya ...
Reply
#22
totok purwo Wrote:masalahnya komplek ....
PT.KA menginginkan dipindah ke daerah yg lebih tinggi krn potensi pnp sta. SMT tinggi ... kalo banjir daerah radius 4 - 5 km juga banjir .... mobil / motor gak bs akses ke stasiun .... nah kalo stasiun atau rel nya ditinggikan maka masalah yg terpecahkan cuma tidak ada pembatalan ka dan/atau ka-ka dari/ke surabaya via SMT bisa lewat ... tp gimana pnp dari SMT ...

area sta SMT masih luas ... untuk bangunan bisa buat bangunan baru yg tinggi seperti GAMBIR tnp mengubah bangunan lama ... rel bs jalan layang ... akses ke sta. SMT harus dibuatkan jalan layang / jembatan layang (untuk pejalan kaki seperti di pelabuhan merak) ... dari daerah yang nggak banjir ke sta SMT ....

kira-kira konsep ini bs dipake nggak ya ...


iya saya inget waktu masih kuliah dulu kalo mo balik ke jakarta pas rob/ musim hujan yang banjir bukan cuma stasiunnya tp beberapa wilayah" skitar kota lama juga tergenang jd mo masuk stasiun aja susah. makanya pas musim hujan/pas rob sandal japit ma clana cekak jadi pilihan no 1. Big Grin

kalo memang mau mempertahankan bangunan aslinya ya pilihannya peninggian jalur ma bangunannya. selanjutnya juga perlu peran PU kota smg ma pusat soalnya menurut saya yang perlu di selamatkan bukan cuma SMT nya saja tp juga kota lama itu sendiri.
apa mungkin perlu dibuat sistem dam kayak di belanda yah? dengan penambahan polder-polder baru selain polder tawang.

atau stasiunnya di geser ke selatan di taruh di deket taman tabanas gombel. kan keren tuh kalau naek Lok Merah Biru malem hari pas lewat smg bisa liat pemandangan kota smg dari atas Lolol
Reply
#23
Quote:kalo memang mau mempertahankan bangunan aslinya ya pilihannya peninggian jalur ma bangunannya. selanjutnya juga perlu peran PU kota smg ma pusat soalnya menurut saya yang perlu di selamatkan bukan cuma SMT nya saja tp juga kota lama itu sendiri.
apa mungkin perlu dibuat sistem dam kayak di belanda yah? dengan penambahan polder-polder baru selain polder tawang.

yak. gua setuju. mendingan bikin dam aja biar yang selamet gak cuma stasiun, tapi kota semarang. itu baru solusi menyeluruh. :mrgreen:
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#24
ady_mcady Wrote:
Quote:kalo memang mau mempertahankan bangunan aslinya ya pilihannya peninggian jalur ma bangunannya. selanjutnya juga perlu peran PU kota smg ma pusat soalnya menurut saya yang perlu di selamatkan bukan cuma SMT nya saja tp juga kota lama itu sendiri.
apa mungkin perlu dibuat sistem dam kayak di belanda yah? dengan penambahan polder-polder baru selain polder tawang.

yak. gua setuju. mendingan bikin dam aja biar yang selamet gak cuma stasiun, tapi kota semarang. itu baru solusi menyeluruh. :mrgreen:

yup,saya juga setubuh,eh salah,setujuuuu....
kayak dibelanda dibuat dam,masalahnya pemkot semarang mau apa tidak dgn usulan spt ini ?

Reply
#25
Nambahi lagi kawan-kawan,

Lok Merah Biru Beberapa waktu lalu ada wacana yang mengemuka dari sejumlah kalangan yang mengusulkan upaya penyelamatan Tasiun Tawang (Tw) selain dengan peninggian dan pembuatan dam ato polder yaitu mengoptimalkan Tasiun Alastuwa (Ata) sekitar 7 km sbelah timur Tw sbagai stasiun alternatif. Maksudnya menjadikan Ata pemberhentian sementara jika Tw kebanjiran. Selanjutnya wacana berkembang ingin memindahkan semua aktivitas perjalanan KA ke sana. Pertimbangannya Alastuwa tempatnya agak tinggi dan tidak kebanjiran. Kemudian aset tanah PT KA di sana masih cukup luas karena saat ini hanya ada 4 spoor saja. Menurut seorang petugas PPKA Alastuwa, jika jadi dikembangkan maka PT KA tinggal membangun saja tak perlu ada penggusuran. Di sana katanya kira-kira kalo dibuat 10 spoor pun bisa+emplasemennya. Bahkan ada bekas gudang PT Pusri di dekat situ yang sudah dihancurkan karena kontraknya habis sehingga tanahnya dapat dipakai jadi tempat parkir ato perkantoran di kompleks stasiun. Belum lagi lokasi Alastuwa strategis yakni dekat dengan terminal bus, jalan tol, pusat industri dan perbelanjaan serta perbatasan Demak dan Grobogan. Mebi alasan-alasan itu bisa dipertimbangkan sambil tetap memprioritaskan pembuatan jalan layang.

Sebagai tambahan informasi saat ini ruas antara Tw dan Ata sedang dalam proses peninggian rel menjadi 50 cm untuk mengantisipasi banjir dan rob. Peninggian di Tw sudah selesai sekarang pekerjaan bergeser kearah Kaligawe dekat persimpangan jalan raya mengingat jalan itu udah dinaikkan+dibeton setinggi 50cm. Menjelang Lebaran ini pengerjaan di dekat persimpangan itu dihentikan sementara untuk menghindari kemacetan lalu lintas. Big Grin
Reply
#26
mau nanya nih, itu kalo lagi musim rob di semarang, selain stasiun, wilayah mana lagi yang kena dampaknya? kalo gubernuran tenggelam nggak ya? Big Grin
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#27
nx Wrote:Nambahi lagi kawan-kawan,

Lok Merah Biru Beberapa waktu lalu ada wacana yang mengemuka dari sejumlah kalangan yang mengusulkan upaya penyelamatan Tasiun Tawang (Tw) selain dengan peninggian dan pembuatan dam ato polder yaitu mengoptimalkan Tasiun Alastuwa (Ata) sekitar 7 km sbelah timur Tw sbagai stasiun alternatif. Maksudnya menjadikan Ata pemberhentian sementara jika Tw kebanjiran. Selanjutnya wacana berkembang ingin memindahkan semua aktivitas perjalanan KA ke sana. Pertimbangannya Alastuwa tempatnya agak tinggi dan tidak kebanjiran. Kemudian aset tanah PT KA di sana masih cukup luas karena saat ini hanya ada 4 spoor saja. Menurut seorang petugas PPKA Alastuwa, jika jadi dikembangkan maka PT KA tinggal membangun saja tak perlu ada penggusuran. Di sana katanya kira-kira kalo dibuat 10 spoor pun bisa+emplasemennya. Bahkan ada bekas gudang PT Pusri di dekat situ yang sudah dihancurkan karena kontraknya habis sehingga tanahnya dapat dipakai jadi tempat parkir ato perkantoran di kompleks stasiun. Belum lagi lokasi Alastuwa strategis yakni dekat dengan terminal bus, jalan tol, pusat industri dan perbelanjaan serta perbatasan Demak dan Grobogan. Mebi alasan-alasan itu bisa dipertimbangkan sambil tetap memprioritaskan pembuatan jalan layang.

Sebagai tambahan informasi saat ini ruas antara Tw dan Ata sedang dalam proses peninggian rel menjadi 50 cm untuk mengantisipasi banjir dan rob. Peninggian di Tw sudah selesai sekarang pekerjaan bergeser kearah Kaligawe dekat persimpangan jalan raya mengingat jalan itu udah dinaikkan+dibeton setinggi 50cm. Menjelang Lebaran ini pengerjaan di dekat persimpangan itu dihentikan sementara untuk menghindari kemacetan lalu lintas. Big Grin

Kalo pengembangan diarahkan ke Alas Tuwa ( ATA ), nampaknya kurang ideal. Itu menjadikan stasiun utama tidak lagi ditengah-tengah kota.
Justru menurut saya, yang masih memungkinkan adalahstasiun Poncol ( sekarang dipakai sebagai stasiun ekonomi+barang)

Letaknya cukup strategis, potensi banjirnya tidak separah Tawang. Artinya, kalaupun akan dioptimalkan, biayanya tidak semahal Tawang. Tapi jangan lupa, Tawang-pun harus diselamatkan, dengan mengingat nilai heritage-nya.
Reply
#28
setubuh dah di buat DAM....

coz yang ada nilai heritagenya bukan SMT doank....

tapi Kota TUanya......
Reply
#29
ya sekarang tinggal niatan pemkotnya nguber" orang-orang pusat ama nyari pinjaman dana LN. soalnya wacana menyelamatkan kota lama termasuk SMT sudah sangat lama tapi alesannya tetep klasik di dana/celengan.
Reply
#30
eling Wrote:yg punya link internet kenceng,mohon bisa difoto dari google erath posisi Sta Tawang terhadap laut jawa
thanks :ewink:

Ngga punya inet kuenceng mas Eling, adanya ini :

[Image: 20080919122614_StaSMTfromBandarharjo_48d...e230-t.jpg]

Klik gambar untuk memperbesar...

Quote:Stasiun Semarang Tawang, dilihat dari salah satu puncak BTS di daerah Bandar Harjo. Nampak kilang minyak Pertamina sebagai background.. .
Pic Courtesy of Johannes Krisisimus Pungky Wibowo

Bisa dinikmatih sebagai gambaran?

:tos:

[Image: spammingsj0.gif]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)