big bro Wrote:tantangan terbesar foto di priuk adalah cahaya matahari apa bila memfoto dari dalam stasiun.....
apalagi dari arah pintu masuk lalu foto ke arah barat ( arah kota )
cahaya matahari ngumpul di situ semua
setuju. motret di stasiun ini memang menantang. setiap kali ke sana, saya keburu terpesona duluan pada kemegahan stasiun yang peresmian penggunaan pertamanya dilakukan tepat pada ulang tahun ke-50 Staats-Spoorwegen (SS) tanggal 6 April 1925. Konon, berbarengan juga dengan pembukaan jalur elektrifikasi Tanjungpriok - Meester Cornelis yang dilayani kereta dengan lokomotif listrik Werkspoor-Heemaf 202 (WH 202) seri SS-3200 (atau 3202???) alias si bonbon, serta jaringan listrik aliran atas (LAA) yang terbentang mulai dari Tanjungpriok-Bogor, dan jalur lingkar sekitar Jakarta.
Karena saya keburu terpesona duluan, jadi lupa mau motret. malah istri saya yang motret ini :
kapanlagi
20090416152152_DSC_1955_49e6eaa0cf05c.jpg
Uniknya, ketika PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memutuskan untuk mengaktifkan lagi stasiun ini untuk kereta penumpang komersial, maka ujicobanya juga dilakukan bulan April dan menggunakan kereta listrik juga,
meski bukan si bonbon melainkan menggunakan Tokyu 8000
Biarpun menantang, tapi memotret stasiun megah ini memang sangat menyenangkan dan bikin ketagihan
big bro Wrote:tantangan terbesar foto di priuk adalah cahaya matahari apa bila memfoto dari dalam stasiun.....
apalagi dari arah pintu masuk lalu foto ke arah barat ( arah kota )
cahaya matahari ngumpul di situ semua
setuju. motret di stasiun ini memang menantang. setiap kali ke sana, saya keburu terpesona duluan pada kemegahan stasiun yang peresmian penggunaan pertamanya dilakukan tepat pada ulang tahun ke-50 Staats-Spoorwegen (SS) tanggal 6 April 1925. Konon, berbarengan juga dengan pembukaan jalur elektrifikasi Tanjungpriok - Meester Cornelis yang dilayani kereta dengan lokomotif listrik Werkspoor-Heemaf 202 (WH 202) seri SS-3200 (atau 3202???) alias si bonbon, serta jaringan listrik aliran atas (LAA) yang terbentang mulai dari Tanjungpriok-Bogor, dan jalur lingkar sekitar Jakarta.
Karena saya keburu terpesona duluan, jadi lupa mau motret. malah istri saya yang motret ini :
kapanlagi
20090416152152_DSC_1955_49e6eaa0cf05c.jpg
Uniknya, ketika PT Kereta Api (Persero) memutuskan untuk mengaktifkan lagi stasiun ini untuk kereta penumpang komersial, maka ujicobanya juga dilakukan bulan April dan menggunakan kereta listrik juga,
meski bukan si bonbon melainkan menggunakan Tokyu 8000
Biarpun menantang, tapi memotret stasiun megah ini memang sangat menyenangkan dan bikin ketagihan