Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pecinta Gajayana
Ini ada Fragmen terakhir dari perjalanan estafet saya nengok kampung seminggu setelah erupsi kelud .... silakan dinikmati ... :3

*duh kerasa banget kalo udah kerja gini waktu buat bikin TR jadi sangat sedikit yah ... hiks :'3 (halah curcol)

Quote:MEGA TR ARWAH NENGOK KAMPUNG
EPISODE 4: GAJAYANA YK - GMR


[SPOILER]
Minggu, 23 Februari 2014
Seperti yang saya sebutkan di trid Malioboro Ekspress, setelah saya turun dari Malio, saya lanjut istirahat dulu di kosan teman. Yaah, leyeh-leyeh dulu gitu laaah. Singkat cerita, malam harinya saya dan dia cari makan malam. Buset itu cari makan malam karena bingung dan sama-sama galau akhirnya malah sampe ke ringroad Jogja, padahal domisilinya di dekat lempuyangan Ngakak

Ya sudah, setelah makan malam, saya minta diantar langsung ke stasiun Yogyakarta dan kami pun berpisah di sana. Waktu menunjukkan sekitar pukul 21.00. Oh ya, pada keberangkatan KA 31 hari sebelumnya, Gajayana mengalami keterlambatan keberangkatan hingga 3 jam sehingga membuat saya khawatir dan agak sedikit ketar-ketir, takut dia berangkat dari Malang juga telat.

Dan bumbu penyedap ketar-ketir saya pun bertambah saat diumumkan kalau Kereta Mutiara Selatan mengalami keterlambatan dan diperkirakan baru akan tiba di YK pukul 23.40. Whadddd? Kenapa tuh dia? Belakangan saya ketahui dia hobi telat gara-gara kecapekan disuruh jadi Sarangan melulu di siang harinya.

Makin deg-deg an aja deh, waktu itu sudah sekitar pukul 21.50 lebih. Dan tiba-tiba saya melihat monitor yang menunjukkan jadwal kedatangan kereta. Saya melihat Kereta Gajayana posisi terakhir lepas Maguwo, dan keterangan di sampingnya adalah "TEPAT". Wah, langsung lega saya melihat itu.

Tepat pukul 21.10, Gajayana tiba di stasiun Yogyakarta. Saya mendapatkan tempat duduk di K1-2 / 5B. Kereta yang saya naiki adalah K1 0 09 03. Suasana di dalam cukup longgar, seat warna coklat (kalau tidak salah ingat) dengan sandaran kepala warna biru gitu deh, empuk .... kyaaaaa *PLAKKK

Berikut gambar-gambar seikhlasnya dari saya, hihihihi ...

Quote:[SPOILER]

[Image: 12745765095_f44b2b2c83_z.jpg]


[Image: 12746202924_3bc042dd4f_z.jpg]


[Image: 12746208894_b5958650f6_z.jpg]

[/SPOILER]

Kereta berangkat tepat waktu 21.15, dan alangkah kecewanya saya saat Mbak-mbak yang duduk di seat 5A pindah seat dan tukeran dengan mas-mas di 5C, kayaknya sodara atau pacarnya gitu. Hiks. *eeh*

Saya sudah dalam keadaan ngantuk berat saat baru masuk kereta itu, sehingga tak berapa lama pun saya tertidur dan tak ada lagi yang bisa diceritakan ..... sampai saya tiba di Purwokerto. Hahaha.

.... Maksudnya saat kereta berangkat dari Purwokerto. Saya terbangun tepat saat Semboyan_35 berbunyi. Kereta berangkat, dan saya melihat Seat 4A dan 4B ternyata kosong! Tanpa pikir panjang saya menginvasi kedua seat tersebut dan langsung merebahkan diri di sana .....

Yang saya ingat berikutnya saat Gajayana bergerak perlahan dan berhenti pukul 02.45 di Cirebon. Cukup lama dia berhenti, setengah sadar saya menunggu dia berangkat dan akhirnya dia berangkat pukul 03.05.

Tak ada lagi yang bisa saya ingat setelah itu, hiks .... hal berikutnya yang saya ingat saat kereta melintas di Cikampek. Atau setelahnya ya? Pokoknya saya mulai sadar beneran pukul 05.00 pagi. Nanggung, ya udah saya bangun dan mulai menegakkan posisi duduk sambil menikmati cahaya perkotaan yang berpadu dengan semburat fajar di ufuk timur.

Tak terasa, kereta sudah tiba di Jatinegara pukul 05.40. Beberapa penumpang turun di sini. Dua menit kemudian, Gajayana berangkat ke arah Gambir. Melintas Manggarai dengan lancar, tidak ada yang menahan dia. Weeits, tapi sekonyong-konyong dia tertahan di Gondangdia cukup lama. Entah apa yang menahannya, yang jelas baru sekitar pukul 06.00 dia berjalan kembali.

Walaupun ditahan cukup lama, pada akhirnya dia masuk Gambir pada Senin, 24 Februari 2014 pukul 06.03, lebih cepat 4 menit dari jadwal. Saya puas sekali dengan Gajayana (as always). Beberapa saat lamanya saya terdiam di peron stasiun Gambir, dan akhirnya sekitar pukul 06.30 saya bergerak turun menuju tempat saya mbabu sehari-harinya di dekat stasiun itu .... Ngiler

[/SPOILER]
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
(10-03-2014, 10:29 AM)Hungry Soul Wrote: Ini ada Fragmen terakhir dari perjalanan estafet saya nengok kampung seminggu setelah erupsi kelud .... silakan dinikmati ... :3

*duh kerasa banget kalo udah kerja gini waktu buat bikin TR jadi sangat sedikit yah ... hiks :'3 (halah curcol)

Quote:MEGA TR ARWAH NENGOK KAMPUNG
EPISODE 4: GAJAYANA YK - GMR


[SPOILER]
Minggu, 23 Februari 2014
Seperti yang saya sebutkan di trid Malioboro Ekspress, setelah saya turun dari Malio, saya lanjut istirahat dulu di kosan teman. Yaah, leyeh-leyeh dulu gitu laaah. Singkat cerita, malam harinya saya dan dia cari makan malam. Buset itu cari makan malam karena bingung dan sama-sama galau akhirnya malah sampe ke ringroad Jogja, padahal domisilinya di dekat lempuyangan Ngakak

Ya sudah, setelah makan malam, saya minta diantar langsung ke stasiun Yogyakarta dan kami pun berpisah di sana. Waktu menunjukkan sekitar pukul 21.00. Oh ya, pada keberangkatan KA 31 hari sebelumnya, Gajayana mengalami keterlambatan keberangkatan hingga 3 jam sehingga membuat saya khawatir dan agak sedikit ketar-ketir, takut dia berangkat dari Malang juga telat.

Dan bumbu penyedap ketar-ketir saya pun bertambah saat diumumkan kalau Kereta Mutiara Selatan mengalami keterlambatan dan diperkirakan baru akan tiba di YK pukul 23.40. Whadddd? Kenapa tuh dia? Belakangan saya ketahui dia hobi telat gara-gara kecapekan disuruh jadi Sarangan melulu di siang harinya.

Makin deg-deg an aja deh, waktu itu sudah sekitar pukul 21.50 lebih. Dan tiba-tiba saya melihat monitor yang menunjukkan jadwal kedatangan kereta. Saya melihat Kereta Gajayana posisi terakhir lepas Maguwo, dan keterangan di sampingnya adalah "TEPAT". Wah, langsung lega saya melihat itu.

Tepat pukul 21.10, Gajayana tiba di stasiun Yogyakarta. Saya mendapatkan tempat duduk di K1-2 / 5B. Kereta yang saya naiki adalah K1 0 09 03. Suasana di dalam cukup longgar, seat warna coklat (kalau tidak salah ingat) dengan sandaran kepala warna biru gitu deh, empuk .... kyaaaaa *PLAKKK

Berikut gambar-gambar seikhlasnya dari saya, hihihihi ...

Quote:[SPOILER]

[Image: 12745765095_f44b2b2c83_z.jpg]


[Image: 12746202924_3bc042dd4f_z.jpg]


[Image: 12746208894_b5958650f6_z.jpg]

[/SPOILER]

Kereta berangkat tepat waktu 21.15, dan alangkah kecewanya saya saat Mbak-mbak yang duduk di seat 5A pindah seat dan tukeran dengan mas-mas di 5C, kayaknya sodara atau pacarnya gitu. Hiks. *eeh*

Saya sudah dalam keadaan ngantuk berat saat baru masuk kereta itu, sehingga tak berapa lama pun saya tertidur dan tak ada lagi yang bisa diceritakan ..... sampai saya tiba di Purwokerto. Hahaha.

.... Maksudnya saat kereta berangkat dari Purwokerto. Saya terbangun tepat saat Semboyan_35 berbunyi. Kereta berangkat, dan saya melihat Seat 4A dan 4B ternyata kosong! Tanpa pikir panjang saya menginvasi kedua seat tersebut dan langsung merebahkan diri di sana .....

Yang saya ingat berikutnya saat Gajayana bergerak perlahan dan berhenti pukul 02.45 di Cirebon. Cukup lama dia berhenti, setengah sadar saya menunggu dia berangkat dan akhirnya dia berangkat pukul 03.05.

Tak ada lagi yang bisa saya ingat setelah itu, hiks .... hal berikutnya yang saya ingat saat kereta melintas di Cikampek. Atau setelahnya ya? Pokoknya saya mulai sadar beneran pukul 05.00 pagi. Nanggung, ya udah saya bangun dan mulai menegakkan posisi duduk sambil menikmati cahaya perkotaan yang berpadu dengan semburat fajar di ufuk timur.

Tak terasa, kereta sudah tiba di Jatinegara pukul 05.40. Beberapa penumpang turun di sini. Dua menit kemudian, Gajayana berangkat ke arah Gambir. Melintas Manggarai dengan lancar, tidak ada yang menahan dia. Weeits, tapi sekonyong-konyong dia tertahan di Gondangdia cukup lama. Entah apa yang menahannya, yang jelas baru sekitar pukul 06.00 dia berjalan kembali.

Walaupun ditahan cukup lama, pada akhirnya dia masuk Gambir pada Senin, 24 Februari 2014 pukul 06.03, lebih cepat 4 menit dari jadwal. Saya puas sekali dengan Gajayana (as always). Beberapa saat lamanya saya terdiam di peron stasiun Gambir, dan akhirnya sekitar pukul 06.30 saya bergerak turun menuju tempat saya mbabu sehari-harinya di dekat stasiun itu .... Ngiler

[/SPOILER]

di trit sebelah udah ada kayaknya...
mending dimari yang komplit dan lebih banyak gambarnya
Reply
(10-03-2014, 03:25 PM)rfsampingan Wrote: di trit sebelah udah ada kayaknya...
mending dimari yang komplit dan lebih banyak gambarnya

Ngomongin tentang apa ya mas ini? Trid sebelah yang mana yang sudah ada? Ada apanya di trid sebelah? Bingung "Karya" saya yang ini lho kalau di forum ini hanya diposting di trid nya Gajayana. Kalau tentang perjalanan sepur yang lain ya di trid sepur yang bersangkutan .... Bingung
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
(11-03-2014, 01:57 PM)Hungry Soul Wrote:
(10-03-2014, 03:25 PM)rfsampingan Wrote: di trit sebelah udah ada kayaknya...
mending dimari yang komplit dan lebih banyak gambarnya

Ngomongin tentang apa ya mas ini? Trid sebelah yang mana yang sudah ada? Ada apanya di trid sebelah? Bingung "Karya" saya yang ini lho kalau di forum ini hanya diposting di trid nya Gajayana. Kalau tentang perjalanan sepur yang lain ya di trid sepur yang bersangkutan .... Bingung

Mungkin maksudnya, di trit lain juga ada TR loe juga, kan gw tau TR loe kan pada pecah2 di banyak trit, bukan disatuin di satu trit khusus kayak yg lain...

Oya, ngemeng2 masalah Gajayana, waktu loe beli tiket yg YK-GMR katanya jauh lebih murah ketimbang KD-GMR. Feeling gw, loe beli yg YK-GMR dapet sub kelas termurah, trus kalo mau ganti rute KD-GMR, selain dapet sub kelas termahal juga harus bayar charge penggantian jadwal, toh? Ngeledek
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Reply
(12-03-2014, 06:07 AM)stasiunkastephanie Wrote: Mungkin maksudnya, di trit lain juga ada TR loe juga, kan gw tau TR loe kan pada pecah2 di banyak trit, bukan disatuin di satu trit khusus kayak yg lain...

Oya, ngemeng2 masalah Gajayana, waktu loe beli tiket yg YK-GMR katanya jauh lebih murah ketimbang KD-GMR. Feeling gw, loe beli yg YK-GMR dapet sub kelas termurah, trus kalo mau ganti rute KD-GMR, selain dapet sub kelas termahal juga harus bayar charge penggantian jadwal, toh? Ngeledek

Xixixixixixi, Ngikik susah jeng kalo mau bikin TR sendiri di sub laporan perjalanan .... dari dulu saya lebih suka pecah-pecah gini aja, soalnya saya juga jarang ngambil poto apalagi seliweran bordes buat dokumentasi stasiun, silang atau susul... paling sering cuma dicatet Ngeledek

Selain itu karena waktu yang terbatas karena kerjaan ... Ini aja kejadian tanggal 23 Februari 2014 baru dibikin 11 Maret 2014 ... beda banget pas jamannya masih kuliah, nyampe rumah atau nyampe perantauan bisa langsung bikin TR, kalo sekarang mah kudu nyuri-nyuri waktu, iihihihihihi ....

jadi gini jeng, ane beli Gajayana YK - GMR dapet subkelas H, Rp 390K. Nah untuk KD - GMR, ntu harganya Rp 430.000. Jadi kalo saya mau memperpanjang relasi ...

Biaya tambahan = 430.000 - (75% X 390.000 dengan pembulatan ribuan ke bawah) = 430.000 - 292.000 = Rp 138.000. Ntu kalo saya bisa memesan lagi seat sub H yang sama itu, kalo ndak bisa dan harus pindah seat ya lebih mahal lagi, soalnya pada tanggal Kelud njeblug itu, Gajah yang tersisa cuma subkelas A yang Rp 450.000 dari KD.

Nah sementara Jeng Stephie sebagai master Malioboro mungkin juga menyadari bahwa tarif Malio rada "unik" bulan Februari 2014, sub tertinggi tiap kelas malah lebih murah dari sub yang lebih rendah. Urutannya:

Sub A = Rp 100.000
Sub H = Rp 150.000
Sub C = Rp 80.000
Sub P = Rp 120.000

Hayolo, jadi mau saya beli subkelas A pun saya tetep masih lebih hemat. Sayang hari itu sub A sudah habis, tapi sub C masih buuuanyak. Ya udah, sikaaat, lumayan hemat hampir Rp 60.000 Jadi Malu...
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
(12-03-2014, 10:52 AM)Hungry Soul Wrote:
(12-03-2014, 06:07 AM)stasiunkastephanie Wrote: Mungkin maksudnya, di trit lain juga ada TR loe juga, kan gw tau TR loe kan pada pecah2 di banyak trit, bukan disatuin di satu trit khusus kayak yg lain...

Oya, ngemeng2 masalah Gajayana, waktu loe beli tiket yg YK-GMR katanya jauh lebih murah ketimbang KD-GMR. Feeling gw, loe beli yg YK-GMR dapet sub kelas termurah, trus kalo mau ganti rute KD-GMR, selain dapet sub kelas termahal juga harus bayar charge penggantian jadwal, toh? Ngeledek

Xixixixixixi, Ngikik susah jeng kalo mau bikin TR sendiri di sub laporan perjalanan .... dari dulu saya lebih suka pecah-pecah gini aja, soalnya saya juga jarang ngambil poto apalagi seliweran bordes buat dokumentasi stasiun, silang atau susul... paling sering cuma dicatet Ngeledek

Selain itu karena waktu yang terbatas karena kerjaan ... Ini aja kejadian tanggal 23 Februari 2014 baru dibikin 11 Maret 2014 ... beda banget pas jamannya masih kuliah, nyampe rumah atau nyampe perantauan bisa langsung bikin TR, kalo sekarang mah kudu nyuri-nyuri waktu, iihihihihihi ....

jadi gini jeng, ane beli Gajayana YK - GMR dapet subkelas H, Rp 390K. Nah untuk KD - GMR, ntu harganya Rp 430.000. Jadi kalo saya mau memperpanjang relasi ...

Biaya tambahan = 430.000 - (75% X 390.000 dengan pembulatan ribuan ke bawah) = 430.000 - 292.000 = Rp 138.000. Ntu kalo saya bisa memesan lagi seat sub H yang sama itu, kalo ndak bisa dan harus pindah seat ya lebih mahal lagi, soalnya pada tanggal Kelud njeblug itu, Gajah yang tersisa cuma subkelas A yang Rp 450.000 dari KD.

Nah sementara Jeng Stephie sebagai master Malioboro mungkin juga menyadari bahwa tarif Malio rada "unik" bulan Februari 2014, sub tertinggi tiap kelas malah lebih murah dari sub yang lebih rendah. Urutannya:

Sub A = Rp 100.000
Sub H = Rp 150.000
Sub C = Rp 80.000
Sub P = Rp 120.000

Hayolo, jadi mau saya beli subkelas A pun saya tetep masih lebih hemat. Sayang hari itu sub A sudah habis, tapi sub C masih buuuanyak. Ya udah, sikaaat, lumayan hemat hampir Rp 60.000 Jadi Malu...

Hahahahahaha saya borong sub kelas A pas bulan Februari.. Pas awal bulan februari cuma buka sub kelas A=100rb, sama sub kelas C=80rb. Setelah sub kelas A & C habis trus buka sub kelas H & P
Reply
Sedih hari ini 29/03 KA 32 masuk KD jam 10:20... Dan penumpang turun cuma 3 orang
Reply
(29-03-2014, 10:21 AM)wish.new Wrote: Sedih hari ini 29/03 KA 32 masuk KD jam 10:20... Dan penumpang turun cuma 3 orang
Pasti kena dampak anjloknya fajar SM ya?Heran
Sosmed sayaBig Grin
Facebook
Line:Luthfi20606
Instagram:Luthfi_20606

Ingin menjadi insan yang lebih baikWek


Reply
(29-03-2014, 02:17 PM)CC20606 Wrote:
(29-03-2014, 10:21 AM)wish.new Wrote: Sedih hari ini 29/03 KA 32 masuk KD jam 10:20... Dan penumpang turun cuma 3 orang
Pasti kena dampak anjloknya fajar SM ya?Heran

Iya mas.. cuma 32 ini td yg telat..
Reply
(29-03-2014, 03:13 PM)wish.new Wrote: Sedih hari ini 29/03 KA 32 masuk KD jam 10:20... Dan penumpang turun cuma 3 orang

Dan balik ke GMR masuk di KD jam 18:55.. (Jadwal normal 18:18)
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)