maap ini buat trip report blusukan stasiun lampegan baru saya post, terkendala koneksi internet
stasiun lampegan
stasiunnya sederhana, dengan rel yang menikung dan pastinya dilengkapi dengan rel paksa
[spoiler]
![[Image: 1459740_10200167590667571_1785079995_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/q71/s720x720/1459740_10200167590667571_1785079995_n.jpg)
[/spoiler]
tepat di depan stasiun ini terdapat terowongan lampegan yang membelah bukit yang terlalu terjal untuk dilalui kereta. terowongan ini panjangnya lebih dari 500 meter, *lihat peta kontur tanah dan diukur pake GPS yang saya bawa.
namun terowongan ini jalurnya lurus sehingga ujung terowongan pada sisi lainnya dapat terlihat saat akan memasuki terowongan
[spoiler]
![[Image: 1424424_10200167594907677_285634782_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/q71/s720x720/1424424_10200167594907677_285634782_n.jpg)
[/spoiler]
terlihat konstruksi yang berbeda pada dinding terowongan, 10 meter pertama dindingnya berbentuk persegi kemudian masuk lebih ke dalam bentuknya lebih mirip pintu masuknya yang elips, mungkin ini dinding hasil rehab dulu di tahun 2010, CMIIW
[spoiler]
![[Image: 1463699_10200996392818715_1419161947_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/q74/s720x720/1463699_10200996392818715_1419161947_n.jpg)
[/spoiler]
inside lampegan
semenjak tak ada kereta melintasi terowongan ini, jalur trowongan ini biasa dilewati oleh warga sekitar sebagai shortcut akses jalan menuju arah sukabumi, saya sempat berpapasan dengan beberapa motor roda dua dan warga yang berjalan kaki.
sempet kaget waktu ada suara deru mesin saat di dalam terowongan, trus ada cahaya lampu yang lumayan silau saya kira ada loko yang melintas, ternyata hanya suara motor roda dua milik warga
berikut penampakan dari dalam terowongan.. sulit untuk mendapat fokus dalam keadaan gelap total di dalam terowongan
ternyata di kiri dan kanan terowongan dibuat selokan agar air dapat mengalir, saya rasakan jalurnya menurun dari arah stasiun menuju arah ke sukabumi, begitu juga air yang mengalir menuju arah sisi terowongan di depan.
note : yang putih agak kehijauan itu pintu keluar terowongan, dan yang merah bukan signal blok ya itu lampu sepeda #ngakaks
[spoiler]
![[Image: 1383759_10200996393578734_1231592609_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/q79/s720x720/1383759_10200996393578734_1231592609_n.jpg)
[/spoiler]
===
terlihat bekas rembesan air tanah di dinding terowongan
[spoiler]
![[Image: 1393672_10200167603427890_782182685_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/q71/s720x720/1393672_10200167603427890_782182685_n.jpg)
[/spoiler]
===
ada tempat buat ngumpet kalo2 waktu di dalem ada kereta yang lewat
[spoiler]
![[Image: 1452049_10200167606027955_1492702528_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/q79/s720x720/1452049_10200167606027955_1492702528_n.jpg)
[/spoiler]
===
lebih ngeri setelah lihat rel yang ini, terlihat ballast nya tergerus air dan terlihat bekas sambungan las dan bantalan kayu, tapi tak terlihat penambat rel nya
[spoiler]
![[Image: 1465373_10200167616348213_764110439_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/q73/s720x720/1465373_10200167616348213_764110439_n.jpg)
[/spoiler]
===
dinding terowongan
[spoiler]
![[Image: 1463024_10200167618508267_1612816717_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/q74/s720x720/1463024_10200167618508267_1612816717_n.jpg)
[/spoiler]
dan akhirnya finish.. terowongan sisi sukabumi
[spoiler]
![[Image: 1454758_10200167626348463_43233098_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/q77/s720x720/1454758_10200167626348463_43233098_n.jpg)
[/spoiler]
===
sempet ketemu dengan bapak2 yang sedang beristirahat di mulut terowongan, terlihat sedang mengerjakan sesuatu
[spoiler]
![[Image: 1461857_10200167624308412_1746260130_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-frc3/q74/s720x720/1461857_10200167624308412_1746260130_n.jpg)
[/spoiler]
===
ini semboyan/ tanda apa ya?
===
kira kira satu kilometer menyusuri pinggir rel, akhirnya saya sampai di perlintasan tanpa palang pintu, dan berakhir pula trip blusukan kali ini
sambil berharap jalur ini siap dilibas kereta #pray
sekian